Beranda Berita Photo Kecamatan Karang Tengah Kembali Gelar Operasi Yustisi

Kecamatan Karang Tengah Kembali Gelar Operasi Yustisi

BERBAGI
Camat Karang Tengah, Sucipto (Kiri Bertopi) Saat Ikut Operasi

Karang Tengah, Beritatangsel.com – Belum lama ini warga dikejutkan dengan tragedi peledakan bom di kawasan Sarinah Jakarta, Kamis (14/1/2016) pekan lalu. Pasca insiden tersebut, seluruh aparatur Kecamatan dan Kelurahan di Kota Tangerang menggelar operasi Yustisi, Jumat (15/1/2016) malam pekan lalu. Kegiatan itu dilakukan serentak dilaksanakan di 104 Kelurahan.

Kegiatan serupa kembali dilakukan oleh aparatur Kecamatan Karang Tengah dan 2 Kelurahan yang berada di Wilayah Kecamatan itu. Dengan dibantu TNI dan RT/RW setempat, sekitar pukul 16.30 WIB penertiban KTP pun dilaksanakan.

Sasaran kegiatan ini yaitu dengan mendatangi sejumlah kontrakan dan kost-kostan. Kedua tempat ini memang menjadi tempat bermukim para pendatang.

“Untuk mengatisipasi Wilayah kami disusupi oleh orang-orang yang tidak berniat baik,” kata Camat Karang Tengah Drs. Sucipto. MM. di Wilayah Kelurahan Pedurenan. Selasa (19/1/2016).

Dikatakan Sucipto, tujuan operasi yang digelar yaitu untuk menertibkan dan menjaga keamanan warga. Terutama para pendatang yang tidak jelas latar belakangnya. Karena dikhawatirkan ada kelompok radikal yang tinggal di Kota Tangerang.

“Hanya mendapati warga yang hampir keseluruhan memiliki KTP derah bukan KTP Kota Tangerang,” terang Sucipto.

Sucipto menambahkan, bagi warga yang baru pindah tapi memiliki KTP diluar Kota Tangerang harus segera melapor kepada RT agar lebih tertib dan mudah terpantau. Bagi warga yang sudah lama tinggal di harus segera pindah kependudukan.

“Ada petugas pencatat ditiap Kelurahan, bagi yang mau pindah kepnudukan iya silakan nanti kita buatkan KTP Kota Tangerang,” tutur Sucipto.

Dalam operasi itu tidak ditentukan jumlah KK yang didatangi untuk diperiksa kelengkapan adimistrasi kependudukannya. Warga menyambut baik kegiatan yang dilakukan jajaran Kecamatan, Kelurahan dibantu TNI dan RT/RW setempat.

“Artinya warga memang membutuhkan ketebagan dan keamaan dilingkunganya. Untuk itu, kami telah berkordinasi kepada pemilik kontrkan beserta pengurus RT dan RW setempat untuk memantau aktivitas kelar masuk pendatang baru dan mendatanya,” tandas Sucipto. (Putra)

Baca Juga :  Disdukcapil Kota Tangsel Temukan Rumah Cluster Jadi Kos-kosan