DEPOK, BERITATANGSEL.COM – Tim Dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) sukses menggelar serangkaian pelatihan intensif bagi 36 pelaku UMKM Wirausaha Baru dari Kecamatan Limo, Depok. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sepanjang bulan Juli 2025 di Kampus UPNVJ Pondok Labu, bertujuan untuk mengakselerasi bisnis para pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di era digital.
Kegiatan yang bertajuk “Akselerasi Usaha Melalui Digital Keuangan dan Pemasaran Digital” ini diikuti oleh para pelaku UMKM yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan. Program ini di-inisiasi oleh tim dosen yang diketuai oleh Siti Hidayati, SE., MM, bersama para anggota yaitu Dewi Cahyani Pangestuti, SE, MM., Kevin Naufal Widyadhana, S.M., dan Risty Rahma Dafina, S.E.,M.M.
Siti Hidayati selaku ketua tim menyatakan, program ini dirancang sebagai solusi konkret atas tantangan yang sering dihadapi UMKM. “Kami ingin menjembatani kesenjangan antara potensi produk UMKM yang luar biasa dengan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan dan pemasaran secara digital. Ini bukan hanya teori, tapi pendampingan praktis agar mereka benar-benar bisa mandiri dan naik kelas,” ungkapnya.
Pelatihan dirancang secara komprehensif dan berlangsung intensif selama empat akhir pekan di bulan Juli 2025. Sesi pertama pada 5 Juli berfokus pada penguatan dasar-dasar keuangan untuk bisnis, serta mendalami strategi dan praktik pemasaran digital. Pelatihan kemudian berlanjut pada minggu berikutnya, pada 12 Juli dengan sesi pengenalan dan penggunaan aplikasi serta platform pendukung bisnis, sebelum akhirnya ditutup pada 13 Juli dengan lokakarya penerapan pemasaran digital yang efektif dan evaluasi.
Salah satu peserta dari usaha kuliner mengaku sangat terkesan dengan metode pelatihan. “Sangat terbantu dengan adanya diskusi langsung dengan para dosen yang profesional. Yang paling berharga adalah praktik langsungnya. Kami diajarkan membuat konten promosi yang bagus pakai Canva dan CapCut, bahkan sampai mencoba live streaming dan memotret produk secara profesional. Hal-hal seperti ini yang benar-benar kami butuhkan,” tuturnya.
Selama pelatihan, para peserta secara aktif dibimbing untuk membuat akun bisnis di Instagram dan Shopee, serta diperkenalkan dengan aplikasi keuangan sederhana untuk memisahkan pencatatan usaha dan pribadi. Antusiasme peserta terlihat jelas saat mereka langsung mempraktikkan ilmu yang didapat pada produk mereka masing-masing.
Dengan berakhirnya program ini, tim UPNVJ berharap para pelaku UMKM Limo dapat secara konsisten menerapkan strategi yang telah dipelajari, sehingga dapat meningkatkan omzet, memperluas jangkauan pasar, dan pada akhirnya memperkuat ekonomi lokal di Depok. (Red)








