Beritatangsel.com — Upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan di wilayah Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat. Melalui kegiatan Angka Bebas Jentik (ABJ), RW 03 Sawah Ciputat menggelar pemeriksaan jentik nyamuk secara serentak guna mewujudkan lingkungan bebas jentik.

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 150 personel gabungan, terdiri dari kader PKK, kader Jumantik, pengurus RT dan RW, tim survei, serta petugas Puskesmas Sawah Ciputat. Dalam pelaksanaannya, 100 rumah dan bangunan di wilayah RW 03 diperiksa secara menyeluruh.
Lurah Sawah Ciputat, Mega Romala, S.Kom., M.M., mengajak masyarakat untuk berperan aktif sebagai Jumantik mandiri di lingkungan masing-masing.
“Ini merupakan upaya penanganan untuk menekan angka kasus demam berdarah. Kami mengajak warga agar peduli dan aktif memantau jentik nyamuk di rumahnya,” ujarnya, Senin (19/01/2026).
Mega juga menegaskan pentingnya dukungan ketua RT dan RW dalam membantu kader Jumantik, khususnya ketika menemui hambatan saat melakukan pemantauan jentik di rumah warga.
Senada dengan itu, Munjirin menekankan peran aktif pengurus wilayah dalam melakukan pendekatan kepada warga yang menolak pemeriksaan.
“Ketua RT dan RW diharapkan turun tangan langsung untuk memberikan pemahaman kepada warga,” tegasnya.
Pihak Dinas Kesehatan menyebutkan bahwa meningkatnya kasus DBD di Tangerang Selatan salah satunya dipengaruhi oleh perubahan cuaca. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), baik di dalam maupun di luar rumah.
Sementara itu, Ibu Lulu menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut masih ditemukan jentik nyamuk di beberapa titik, seperti ember kamar mandi dan pot tanaman.
“Kami langsung mengimbau warga agar lebih peduli dan dilatih menjadi Jumantik mandiri,” ujarnya, Kamis (22/01/2026).
Kepala Puskesmas Sawah Ciputat, drg. Nurma, didampingi staf puskesmas, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki banyak manfaat.
“Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini mempererat hubungan antarwarga, meningkatkan kekompakan, serta mencegah penyakit berbasis lingkungan,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Angka Bebas Jentik (ABJ) di RW 03 Sawah Ciputat tercatat 98,00, yang masih berada dalam kategori aman.
“Kami terus menekankan kepada para kader agar rutin melakukan PSN,” tandas drg. Nurma.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ahmad, S.AP., Kesos, yang didampingi Slamet Riyadi, Naswan, dan Nurihwan (Cutnay).
“Kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Karena itu, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para ketua RT dan RW, di antaranya RW 03 Umang Sumarno, RT 01 Encup Supardi, RT 02 Heriyanto, RT 03 Tatang Saputra, RT 04 Asmat, dan RT 05 Hariyanto, serta perwakilan dari UIN, pengurus RT/RW, ibu-ibu PKK, staf Puskesmas, dan staf Kelurahan Sawah Ciputat.









