Tangerang Selatan – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bustanul Ilmi menggelar lomba mewarnai dan kaligrafi sebagai upaya membangun karakter mental, meningkatkan kreativitas, serta mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gadget.
Pengelola TBM Bustanul Ilmi, Nurlaila, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar perlombaan, melainkan bagian dari pembinaan psikologis dan pengembangan potensi anak-anak di lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membangun karakter mental anak, baik dari sisi psikologis maupun kreativitasnya, sekaligus mengurangi waktu bermain gadget,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Balai Kesenian Nusantara, Hanifah, menyampaikan bahwa kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh generasi muda yang memiliki literasi kuat serta kecintaan terhadap budaya.
“Generasi muda yang memiliki budaya literasi yang baik dan mencintai warisan budaya akan menjadi pondasi utama dalam membangun bangsa yang maju,” ungkapnya.
Nurlaila menambahkan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian awal dalam menyambut peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Pada 22 Agustus mendatang, akan digelar berbagai perlombaan lainnya yang umum dilakukan dalam perayaan 17 Agustus.
“Untuk hari ini fokus pada lomba mewarnai dan kaligrafi. Ke depan akan ada berbagai lomba lainnya sebagai ajang prestasi bagi anak-anak,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan setiap tahun agar anak-anak memiliki ruang untuk berkembang dan berprestasi.
TBM Bustanul Ilmi sendiri didirikan secara swadaya oleh masyarakat sejak tahun 2022. Pembangunan fasilitasnya dilakukan melalui gotong royong warga, baik dari tenaga maupun biaya.
“Semua dibangun bersama, baik anak-anak, orang tua, maupun remaja ikut terlibat,” jelasnya.
Saat ini, TBM masih menggunakan lahan pinjaman yang sewaktu-waktu dapat dikembalikan kepada pemiliknya. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi keberlanjutan kegiatan literasi di lokasi tersebut.
Dari sisi dukungan pemerintah, Nurlaila mengungkapkan bahwa pihaknya pernah menerima bantuan buku sekitar 1.000 eksemplar dua tahun lalu. Namun, untuk sarana penunjang seperti laptop, printer, dan CCTV yang telah diajukan, hingga kini belum terealisasi.
“Kami berharap ada dukungan nyata, baik berupa tempat maupun fasilitas. TBM ini aktif dan anak-anaknya sangat antusias dalam membaca serta berkegiatan. Jangan sampai semangat itu hilang,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua RT 04/RW 17, Zainuddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para guru, pengurus Taman Baca Bustanul Ilmi, serta para relawan yang telah bekerja keras membantu jalannya kegiatan hingga puncak acara nanti,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi Nurlaila yang telah menyediakan tempat dan fasilitas untuk pelaksanaan lomba yang diikuti anak-anak dengan penuh antusias.
Di tengah keterbatasan tempat dan padatnya aktivitas warga, semangat gotong royong tetap terlihat. Warga turut melakukan kerja bakti, mulai dari membersihkan lingkungan hingga mempersiapkan berbagai perlombaan.
Ketua panitia, Novi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar.
“Alhamdulillah, pagi ini kita dapat melaksanakan lomba mewarnai dan kaligrafi dengan baik berkat dukungan panitia dan para ibu-ibu yang telah membantu. Terima kasih juga kepada anak-anak yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat dalam rangka HUT RI ke-81,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memotivasi anak-anak untuk menjadi generasi yang kompetitif sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang positif.
Panitia juga terus berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak guna menyukseskan rangkaian kegiatan Agustusan hingga puncak acara.
“Kami berharap seluruh panitia diberikan kesehatan dan semangat agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan sukses,” tutupnya.
Kegiatan yang digelar di lingkungan RT 04/RW 17 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu mempererat kebersamaan serta menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.







