Angkat Isu Pelecehan dan Kekerasan Seksual, Lazuardi Naftali Raih Juara 1 Pemuda Pelopor Kota Tangsel

banner 468x60

Beritatangsel.com — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh generasi muda Kota Tangerang Selatan. Muhammad Lazuardi Naftali berhasil meraih Juara 1 Pemuda Pelopor Tingkat Kota Tangerang Selatan melalui inovasi edukatif bertajuk WARISAN KEKAL (Waktunya Remaja Atasi Kekerasan Seksual) yang mengangkat isu pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual di kalangan remaja.

Ajang Pemuda Pelopor merupakan program berjenjang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dimulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Kompetisi ini bertujuan menjaring pemuda yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi nyata atas berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Dalam kompetisi tersebut, Lazuardi memperkenalkan WARISAN KEKAL, sebuah media edukasi berbentuk permainan kartu interaktif yang dirancang agar pembelajaran mengenai pelecehan dan kekerasan seksual menjadi lebih mudah dipahami oleh anak-anak dan remaja.

Materi yang disampaikan mencakup pengenalan bentuk-bentuk pelecehan seksual, kekerasan seksual, bullying, batasan tubuh (body boundaries), hingga langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menjadi korban maupun saksi. Dengan konsep belajar sambil bermain, media edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran sekaligus keberanian remaja dalam melindungi diri.

Tidak hanya itu, inovasi tersebut juga mengedepankan prinsip inklusivitas. Kartu edukasi WARISAN KEKAL dilengkapi huruf Braille sehingga dapat digunakan oleh penyandang disabilitas netra. Menurut Lazuardi, setiap orang berhak mendapatkan akses terhadap edukasi mengenai perlindungan diri tanpa terkecuali.

Lazuardi mengungkapkan, meningkatnya kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang melibatkan anak dan remaja menjadi alasan utama dirinya menciptakan media edukasi tersebut.

“Isu pelecehan dan kekerasan seksual tidak bisa lagi dianggap sebagai hal yang tabu untuk dibicarakan. Remaja perlu dibekali pengetahuan agar mampu melindungi diri sendiri, menghormati orang lain, serta berani mencari pertolongan ketika mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan,” ujar Lazuardi.

Ia menjelaskan, nama WARISAN KEKAL dipilih karena memiliki makna mendalam.

“Alasan saya memilih nama tersebut karena saya berharap media edukasi ini bisa menjadi warisan yang abadi atau kekal, baik di lingkungan maupun komunitas, sehingga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para penerima kartu tersebut,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap korban, pada bagian belakang kartu edukasi juga dicantumkan nomor telepon PUSPAGA CERIA Kota Tangerang Selatan yang memberikan layanan pengaduan, konsultasi, pendampingan, dan penanganan kasus pelecehan maupun kekerasan seksual secara gratis. Kehadiran informasi tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk segera melapor sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Usai meraih Juara 1 tingkat kota, Lazuardi kini bersiap melanjutkan perjuangan pada seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Banten.

“Pastinya saya mempersiapkan diri untuk berkompetisi di tingkat provinsi. Saya mencoba me-review kembali masukan-masukan yang diberikan oleh para juri kemarin dan merapikan beberapa hal agar bisa tampil lebih baik,” katanya.

Selain fokus mempersiapkan kompetisi tingkat provinsi, Lazuardi juga tengah mengembangkan media edukasi baru yang mengangkat tema berbeda.

“Saya juga sedang membuat media edukasi yang mirip dengan yang sekarang, tetapi dengan tema literasi bagi anak-anak dan remaja,” tambahnya.

Di akhir wawancara, Lazuardi menyampaikan pesan khusus kepada para korban pelecehan dan kekerasan seksual agar tidak takut bersuara.

“Saya berharap teman-teman semua tidak pernah takut untuk melawan dan melapor kepada pihak yang berwenang. Teman-teman semua dilindungi oleh hukum dan juga didukung oleh dinas-dinas yang siap membantu. Di mana pun berada, teruslah speak up dan bersuara, baik melalui media sosial maupun secara langsung, agar tidak ada lagi korban pelecehan ataupun kekerasan seksual,” tegasnya.

Keberhasilan Lazuardi menjadi Juara 1 Pemuda Pelopor Tingkat Kota Tangerang Selatan menjadi bukti bahwa inovasi yang lahir dari anak muda mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui WARISAN KEKAL, ia berharap edukasi mengenai pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual dapat menjangkau lebih banyak sekolah, komunitas, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat luas sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan berani melawan kekerasan seksual.

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *