Beritatangsel.com — Pemimpin Redaksi Berita Tangsel, Alan Pratama menanggapi isu pocong yang beredar di wilayah Tangerang Selatan dan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Menurut Alan, isu pocong yang ramai diperbincangkan di media sosial tersebut diduga sengaja dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyesatkan serta menakut-nakuti masyarakat, sehingga menimbulkan keresahan.
“Di jaman sekarang, banyak sekali informasi tidak benar yang dibuat atau diedit menggunakan teknologi AI sehingga sebagian masyarakat langsung menganggap itu benar-benar kejadian nyata,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi saat ini memungkinkan seseorang membuat maupun memanipulasi foto dan video sehingga terlihat seolah-olah nyata. Karena itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial.
Alan Pratama juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dan tidak mudah percaya hanya dari foto maupun video yang beredar tanpa adanya bukti yang jelas.
“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya. Pastikan terlebih dahulu kebenaran suatu informasi sebelum menyebarkannya,” tambahnya
Terkait isu “pocong” yang ramai diperbincangkan di media sosial, Alan menyebut bahwa kemungkinan sosok dalam foto tersebut bisa saja hanya seorang pengamen yang menggunakan kostum, yang saat ini memang cukup sering ditemui di jalan.
Namun, dirinya mengaku tidak begitu mempercayai foto-foto “pocong” yang beredar di media sosial, karena di era digital saat ini gambar dapat dengan mudah diedit atau dimanipulasi menggunakan berbagai aplikasi.
Alan berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh foto-foto “pocong” yang beredar di media sosial seperti Instagram dan WhatsApp, yang diduga sengaja dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menarik perhatian publik serta berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.









