Beritatangsel.com — Kenaikan harga daging sapi terjadi di Pasar Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. Pedagang di pasar tradisional ini memutuskan untuk mogok berdagang selama tiga hari, mulai 22 Januari 2026, sebagai bentuk protes atas lonjakan harga yang dianggap memberatkan.
Kenaikan harga daging sapi sebenarnya sudah berlangsung sejak lama di tingkat Rumah Potong Hewan (RPH), namun pedagang baru menaikkan harga jual ke konsumen dalam sepekan terakhir.
Sebelumnya, harga daging sapi dijual sekitar Rp130 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp135 ribu bahkan mencapai Rp140 ribu di beberapa lapak.
Menurut Apip, salah satu pedagang daging di Pasar Jombang, kenaikan harga ini sangat berdampak pada penjualan mereka. “Penjualan kami menurun drastis karena konsumen banyak yang mengurungkan niat membeli akibat harga yang naik terus,” ujarnya saat ditemui di lokasi pasar.
Aksi mogok dagang ini merupakan bentuk protes para pedagang agar pemerintah atau pihak terkait segera mengambil langkah kebijakan untuk menstabilkan harga daging agar tidak memberatkan baik pedagang maupun konsumen.“Kami berharap ada solusi dari pemerintah, agar harga tidak terus melambung dan bisa kembali normal,” kata Apip.
Mereka berencana menghentikan aktivitas jual beli selama tiga hari mulai 22 Januari sambil menunggu keputusan dari dinas terkait atau pemerintah
(Alwi)









