Beritatangsel.com — Program Studi Magister Akuntansi Universitas Pamulang kembali menyelenggarakan Webinar Nasional & Diseminasi dengan tema “Integrated Reporting dan Reaksi Pasar: Menuju Pasar Modal Efisien” pada Kamis (11/12/2025). Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom ini menghadirkan dua narasumber bergengsi dari kalangan akademisi nasional.
Pada sesi pemaparan utama, Prof. Dr. Etty Murwaningsari, Ak., MM., CA—Guru Besar sekaligus Ketua Konsentrasi Akuntansi Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Trisakti—menjadi Keynote Speaker.
Dalam paparannya, Prof. Etty menekankan urgensi Integrated Reporting sebagai instrumen yang mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pengambilan keputusan di pasar modal.
Menurutnya, integrasi antara informasi keuangan dan non-keuangan dapat memperkuat kepercayaan investor, meningkatkan kredibilitas perusahaan, serta mendorong terciptanya pasar modal yang lebih responsif dan efisien.
Sesi berikutnya diisi oleh Prof. Dr. Ratna Wardhani, S.E., Ak., M.Si, Guru Besar Bidang Ilmu Akuntansi Universitas Indonesia. Prof. Ratna menyoroti hubungan antara kualitas pelaporan perusahaan dan reaksi pasar sebagai indikator penting dalam efisiensi informasi di pasar modal.
Ia menyampaikan bahwa investor kini semakin mempertimbangkan aspek keberlanjutan, tata kelola, serta strategi jangka panjang perusahaan, sehingga integrasi pelaporan menjadi faktor kunci untuk menarik kepercayaan serta minat pasar.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa pascasarjana, peneliti, hingga praktisi. Selain webinar, acara juga dirangkaikan dengan diseminasi hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) serta penelitian yang dilakukan sivitas akademika Magister Akuntansi UNPAM.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Program Studi Magister Akuntansi UNPAM berharap dapat memperluas wawasan akademis, memperkuat diskusi ilmiah, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelaporan perusahaan dan pengembangan pasar modal yang lebih efisien di Indonesia.








