Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, Ratusan Warga Pondok Karya Tangsel Meriahkan Pawai Obor

banner 468x60

Beritatangsel.com — Pawai obor adalah sebuah tradisi yang dilakukan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam atau 1 Muharam, di mana sekelompok orang berbaris dan berjalan bersama sambil membawa obor api yang menyala.

Tradisi ini melambangkan cahaya sebagai simbol pengetahuan dan petunjuk dalam kehidupan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Masyarakat menyalakan serta membawa obor dalam arak-arakan yang mencerminkan perpaduan antara nilai budaya dan nasionalisme.

Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Ratusan Warga Pondok Karya Tangerang Selatan Meriahkan Pawai Obor, Kamis (26/6/2025) malam.

Selama prosesi berlangsung, peserta sering kali melantunkan sholawat dan nyanyian religius sebagai bentuk syiar Islam serta ungkapan rasa syukur dan kebersamaan.

Tradisi ini mengandung nilai moderasi beragama dan harmoni sosial, mencerminkan pentingnya toleransi serta kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami dari perwakilan Perwakilan Karang Taruna setelah mengadakan pawai obor bersama dengan tujuan untuk membangkitkan karya-karya dan semangat anak muda serta menjalin silaturahmi memperingati tahun baru islam 1 Muharram 1447 Hijriyah,” kata Ketua Karang Taruna RT 001 RW 002 Kelurahan Pondok Karya, Ridho.

Sementara Ketua Karang Taruna RW 002 Kelurahan Pondok Karya, Fazri Harynaldi Tamil mengatakan untuk jalur-jalur di pawai obor ini dari Jalan Swadaya – Jalan SD Inpres – Jalan Bonjol – Jalan Pondok Betung Raya dan kembali ke titip kumpul.

Sedangkan Wakil Ketua Karang Taruna RT 001 RW 002 Kelurahan Pondok Karya, Amarullah menyampaikan bahwa kegiatan pawai obor 1 Muharram memperingati tahun baru islam, ujarnya.

Kata Amarullah, 1 Muharram ini sejarah asal mu asalnya bukan di jaman Nabi melainkan di jaman Syaidina Umar Bin Khattab dibuatkan Tahun Baru Islam.

Ketika Nabi Muhammad Hijrah dari Kota Mekah ke Kota Madinah adapun pelaksanan atau perayaan menyambut Tahun Baru Islam bukanlah syariat dari Agama Islam.

Catat ini yang sangat penting, memperingati atau merayakan Tahun Baru Islam bukan syari’at dari Agama Islam karena tidak ada di Al-Qur’an, tidak ada di Hadist juga ulama tidak mengatakan harus dilaksanakan atau sunah apalagi wajib.

Jadi Tahun Baru Islam ini hanya sekedar mubah diperbolehkan dengan tujuan kita merayakan Tahun Baru Islam walaupun bukan syari’at Agama Islam memberikan Kebahagiaan kepada masyarakat sekaligus supaya masyarakat tahu jangan Tahun Baru Masehi saja yang dirayakan Tahun Baru Islam juga harus dirayakan.

(Alan Pratama)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *