Beranda Berita Photo Kemiskinan Karakter dan Mental

Kemiskinan Karakter dan Mental

BERBAGI

Oleh: Ahmad Jamaludin

Ketua Umum PC IMM Kota Tangsel

Kemiskinan yang sesungguhnya adalah kelemahan atau ketidakberdayaan sesorang secara karakter dan mental. Seseorang yang lemah materi, tidak mudah berbuat negatif dan destruktif jika memiliki kekayaan karakter dan mental. Dengan kekayaan karakter dan mental, seseorang tentu tidak mudah tergoda apalagi menggadaikan harapan dan cita-cita bangsanya layaknya para koruptor.

Sebaliknya, seseorang dengan harta dan materi yang berkecukupan, tidak kemudian berbanding lurus dengan kaya karakter dan mentalnya (integritas), kemilau duniawi dapat menjadi tuan baginya. Integritas semacam ini, biasanya hanya selesai dibibir saja tak mengejawentahkan di laku nyatanya.

Maka dari itu, mental pragmatis kapitalis yang masih miskin nilai dengan menghalalkan segala cara sudah seharusnya diputus. Cukup sudah mental dan perilaku yang merugikan tersebut harus dihentikan, sudah saatnya menyelamatkan kepentingan khalayak ramai bukan untuk kepentingan terbatas.

Selain itu, revolusi mental yang menjadi jargon pemerintah sekarang akan lebih ampuh bila dialamatkan pada para elite yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat luas. Janganlah beban masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan diperparah dengan miskin karakter dan mental korup para pemimpinnya.

Sudah saatnya negeri ini memiliki politisi yang berkarakter negarawan, politisi yang tidak mementingkan kepentingan pribadi, golongan yang sifatnya sesaat, namun memang tanggungjawabnyalah mementingkan kepentingan masyarakat luas dan generasi yang akan datang. Wallahu A’lam..

Baca Juga :  Kemungkinan Ada Tersangka Baru, Polisi Terlalu Cepat Tetapkan RA jadi Tersangka