Beranda Berita Photo Masuk Zona Merah, Pemkot Tangsel Libatkan Pemuda Cegah Pengguna Narkoba

Masuk Zona Merah, Pemkot Tangsel Libatkan Pemuda Cegah Pengguna Narkoba

BERBAGI
Kasat Narkoba Polres Tangsel, Agung Nugroho (Kiri), Kepala Dispora, Teddy Meiyadi (Tengah), Kepala BNN Kota Tangsel, Heri Istu (Kanan) Foto: Arifin

Serpong, Beritatangsel.com –  Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel mengadakan penyuluhan tentang bahaya narkoba bagi pemuda yang diadakan di kawasan Serpong, Kamis (9/3/2017).

“Tujuannya tentu kita ingin pemuda yang ada di tangsel terhindar dari narkoba makanya kita melakukan penyuluhan dengan unsur pers, BNN, Dinkes, kemudian dari pakar dan akademisi serta MUI, “ kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel, Teddy Meiyadi kepada Beritatangsel.com ditemui disela acara. Kamis (9/3/2017).

Lebih jauh, Teddy mengungkapkan bahwa kita memberitahukan kepada pemuda-pemudi tentang bahaya narkoba. “Tangsel ini wilayah sarang juga daerah zona merah untuk narkoba dan teroris pernah di media disebutkan sebab kita berbatasan langsung dengan ibukota seperti Jakarta, Depok dan Bekasi, “ ujarnya.

Dengan dua hal ini, masih kata Teddy, maka dispora salah satunya dengan membina pemuda supaya mengetahui langsung dampak mengenai bahaya narkoba dan data dari Polres Tangsel terdapat 269 orang yang sudah terindikasi pengguna narkoba.

“Tentu Itu jumlah yang besar ya, justru ini yang kita tuju pemuda-pemuda Tangsel ini menjadi ujung tombak untuk memberitahukan ke lingkungan sekitarnya narkoba ini sudah canggih ada jenis baru bahkan ada narkoba jenis gorilla, yang menggunakan itu (narkoba-red) kan ga ada yang benar, “ tambahnya.

“Kita ingin mengurangi pengguna narkoba, jangan ada penambahan. Sebab, urusan narkoba ini tanggung jawab bersama, tidak mungkin BNN sendiri, Polres, Dinkes dan Dispora tidak mungkin sendiri, “ tuturnya.

Kedepan, akan dibentuk satgas narkoba yang isinya dari lembaga terkait termasuk MUI, dari sisi agama agar tak terjerumus ke narkoba. “Penyuluhan nanti masuk ke tingkat RT dan RW setidaknya itu bisa jadi langkah pencegahan, “ tandasnya. (Arifin)

Baca Juga :  Dinsos Gelar Rapat Koordinasi BDT, ini kata Airin