Beranda Berita Photo Ratusan Pelajar Kota Tangerang Deklarasikan Untuk STOP Tawuran

Ratusan Pelajar Kota Tangerang Deklarasikan Untuk STOP Tawuran

BERBAGI

Kota Tangerang, Beritatangsel.com – Ratusan pelajar dari berbagai sekolah SMKN 2, SMKN 4, SMK YUPPENTEK 1, SMK PGRI 2, SMK VOCTECH 1, SMK YP KARYA, SMK AL-HUSNA melakukan aksi berjalan kaki mulai dari Jalan Veteran menuju Taman Potret Cikokol Kota Tangerang dengan membawa Spanduk bertuliskan 100% POSITIF STOP TAWURAN PELAJAR, Sabtu (01/10/2016) lalu.

Aksi ini dilakukan oleh para pelajar untuk mendo’akan secara bersama-sama untuk Almarhum korban tawuran. Selain itu para pelajar menandatangani petisi STOP tawuran pelajar diatas kain putih sepanjang 50 meter dan disertai pandangan dari pihak kepolisian, alumni dan Dewan Guru terkait pengaplikasian arti dan maksud dari 5 Dasar Pancasila.

Uniknya acara deklarasi ini benar-benar dihadiri oleh beberapa seluruh penggiat ekstrakulikuler luar sekolah (Penggiat Tawuran Pelajar) yang kurang lebihnya mencapai 1500 pelajar dari sekolah SMKN 2, SMKN 4, SMK YUPPENTEK 1, SMK PGRI 2, SMK VOCTECH 1, SMK YP KARYA, SMK AL-HUSNA dan kembali ke Jalan Veteran untuk segera pulang kerumah masing-masing.

Selain itu menurut Andhika Chipta Erlangga salah satu pelajar mengatakan Kami pelajar STM Tangerang benar-benar ingin berbuat sesuatu yang bisa di banggakan untuk semua orang Tangerang dengan kedamaian, kenyamanan seperti yang kami lakukan sekarang yaitu Stop Tawuran Pelajar di Kota Tangerang, kalau perlu se Indonesia. Ungkap Andhika Chipta Erlangga yang akrab dipanggil “baksot” dari salah satu pelajar yang hadir di taman potret saat dilaksanakannya petisi STOP TAWURAN PELAJAR.

Begitupun disampaikan Agia Adha selaku Ketua Aliansi Alumni dan Pelajar Tangerang Raya mengungkapkan kekecewaannya terhadap panitia acara deklarasi damai yang dilaksanakan di Gedung OlahRaga (GOR) Kota Tangerang.

“Seharusnya yang di hadirkan oleh Panitia adalah mereka (pelaku-pelaku tawuran), bukan mereka para pelajar OSIS yang berprilaku baik,” paparnya

Dengan aksi inilah kami menghadirkan beberapa pelaku-pelaku tawuran untuk benar-benar menyatakan sikap agar di kemudian hari tidak ada lagi korban ataupun tersangka yang pergi meninggalkan bangku sekolahnya.

“Bukan hanya itu, acara tersebut tidak didampingi oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Tangerang hinggg acara selesai,” pungkasnya. (Putra)

Baca Juga :  Golok Gergaji Pencabut Nayawa Fajri Ramadhan Ditemukan Polisi di Lokasi Tawuran