Tangerang Selatan – Dugaan sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Gunung Krakatau dilaporkan telah mencapai wilayah Kota Tangerang Selatan. Kondisi tersebut terlihat pada pagi hari di area parkiran sepeda motor Rumah Sakit Sari Asih Bintaro, di mana sejumlah kendaraan tampak tertutup lapisan debu halus.
Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, mengingat abu vulkanik berpotensi membahayakan kesehatan, terutama jika terhirup. Debu halus tersebut dapat mengganggu saluran pernapasan serta memperburuk kondisi bagi warga yang memiliki riwayat penyakit paru-paru.
Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah pencegahan. Salah satunya dengan tidak menyapu abu vulkanik dalam kondisi kering, karena dapat menyebabkan partikel beterbangan dan mudah terhirup.
Sebagai langkah aman, masyarakat disarankan untuk:
Menyiram area yang terdampak dengan air sebelum dibersihkan
Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan
Menutup sumber air dan makanan agar tidak terkontaminasi debu
Mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi debu masih pekat
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait tingkat sebaran abu vulkanik di wilayah Tangerang Selatan. Namun demikian, masyarakat diharapkan tetap mengikuti perkembangan informasi dari instansi terkait serta mematuhi imbauan keselamatan.
Situasi di lapangan masih terus dipantau, sementara warga diharapkan tetap tenang namun waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.










