Beritatangsel.com — Program Jumat Keliling (Jumling) yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Huda, Kampung Cikuda RT 06 RW 02, Kelurahan Cisauk, Kecamatan Cisauk, Jumat (29/05/2026), dinilai mampu mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat secara langsung.
Kehadiran Bupati Tangerang bersama jajaran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut disambut antusias warga. Program Jumling dianggap bukan sekadar agenda kunjungan, melainkan menjadi wadah komunikasi sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat secara nyata di lingkungan.
Ketua RW 06 Kampung Cikuda, Kelurahan Cisauk, Kecamatan Cisauk, Toni Montana menyampaikan bahwa masyarakat sangat merasakan manfaat dari program tersebut karena para pemimpin wilayah dapat melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan.
“Alhamdulillah, hasil program Jumling dari Kabupaten Tangerang sangat membawa dampak positif bagi masyarakat. Tidak ada pembatasan antara pemimpin wilayah dan masyarakat, sehingga pejabat wilayah dapat melihat langsung keadaan masyarakatnya,” ujar Toni Montana.
Menurutnya, program seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat karena menciptakan kedekatan emosional antara warga dan pemerintah daerah. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Masyarakat sangat membutuhkan perhatian langsung dari para pemimpinnya. Mudah-mudahan program seperti ini bisa menjadi contoh dan ditiru oleh pejabat daerah lainnya,” tambahnya.
Program Jumat Keliling Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri dinilai menjadi salah satu upaya memperkuat pelayanan publik berbasis pendekatan sosial dan religius. Selain menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan tersebut juga dinilai efektif dalam mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekitar.
Tidak hanya itu, program Jumling turut menjadi sarana monitoring kondisi wilayah secara langsung, mulai dari infrastruktur lingkungan, kebutuhan sosial masyarakat, hingga pelayanan publik di tingkat bawah. Dengan turun langsung ke lapangan, pemerintah daerah dinilai lebih cepat memahami persoalan masyarakat serta menghadirkan solusi yang tepat sasaran.
Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong program-program yang bersifat humanis dan dekat dengan masyarakat sebagai bagian dari komitmen membangun pelayanan pemerintahan yang terbuka, responsif, dan inklusif.









