
Pamulang – Sebanyak 171 atlet muda kategori usia dini, pra remaja, dan remaja ambil bagian dalam Kejuaraan Festival Pencak Silat C-More Championship 3 Piala Wali Kota Tangerang Selatan yang digelar di Gedung Youth Center Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Jumat (15/5/2026).
Kejuaraan tersebut resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang Selatan yang diwakili Asisten Daerah (Asda) I, Chaerudin.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel Deden Deni, Kepala Dispora Tangsel H Mukroni, Ketua KONI Tangsel Mahludin, Kepala Bidang Kebudayaan Yana Rodiana, Ketua IPSI Tangsel Delima Bungsu Andy, serta jajaran tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Chaerudin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya ajang pencak silat tersebut. Ia menegaskan Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendukung penuh kegiatan pembinaan olahraga dan budaya seperti ini.
“Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendukung penuh kegiatan seperti ini. Semoga kegiatan ini mendapat hasil yang terbaik,” ujar Chaerudin.
Sementara itu, Kepala Dindikbud Tangsel Deden Deni mengatakan, C-More Championship 3 merupakan agenda tahunan yang sudah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif karena mampu mengenalkan budaya warisan Nusantara kepada generasi muda sekaligus membentuk karakter atlet sejak dini.
“Kegiatan ini menggunakan dana APBD serta berkolaborasi dengan IPSI Tangsel. Ada sekitar 171 pesilat yang ikut mendaftar dalam ajang C-More Championship 3 ini,” kata Deden.
Ia berharap ke depan kegiatan serupa dapat digelar secara berjenjang hingga tingkat kecamatan agar pembinaan atlet pencak silat di Tangsel semakin berkembang.
“Harapannya anak-anak yang mengikuti kegiatan ini memiliki karakter dan mental yang kompetitif. Karena antusiasmenya cukup tinggi, kami berharap ke depan acara seperti ini bisa digelar berjenjang hingga tingkat kecamatan,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Ketua IPSI Kota Tangerang Selatan Delima Bungsu Andy mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Tangsel terhadap perkembangan seni pencak silat tradisi.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan IPSI Tangsel menjadi langkah penting dalam menjaga budaya asli Indonesia agar terus berkembang di kalangan generasi muda.
“Dengan adanya kegiatan pencak silat seni tradisi C-More Championship 3 yang rutin digelar, mudah-mudahan dengan dukungan pemerintah, seni pencak silat yang merupakan budaya asli Indonesia bisa terus berkembang di generasi penerus bangsa,” tutur Delima.
Ia menambahkan, para juara dalam kejuaraan tersebut mendapatkan piala, sertifikat, serta uang pembinaan.
Alwi/









