Beritatangsel.com — Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang Kelompok 1 melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Peningkatan Kesadaran Remaja Tentang Bahaya Narkoba Untuk Membangun Generasi Sehat” di SMK Fadillah, Jl. Pendidikan II, Parigi, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya edukasi bahaya narkoba di kalangan remaja.
Kegiatan PKM tersebut dipimpin oleh Ketua Kelompok 1, Khairunisa Mulyana, bersama anggota Jhon Edison, Mutiara Anggitasari, Muhammad Fikri Rabbani, Vanka Nuril Ihza, Dwi Ayu Septiana, Intan Agustin, dan Siti Masrifah. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didampingi oleh dosen pembimbing Fitri Ramdhani, S.H., M.Kn.
Selain itu, turut hadir sebagai narasumber Muhammad Febrian dan Amelia Zahra yang memberikan materi edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Perkembangan zaman yang semakin pesat membawa berbagai perubahan dalam kehidupan sosial masyarakat, termasuk di kalangan remaja.
Di satu sisi, kemajuan teknologi memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi dan berkomunikasi, namun di sisi lain juga membuka peluang munculnya berbagai permasalahan sosial, salah satunya penyalahgunaan narkoba.
Narkoba merupakan zat atau senyawa yang dapat memengaruhi kondisi fisik maupun psikis seseorang, terutama melalui sistem saraf pusat. Dalam dunia medis, narkoba memiliki fungsi tertentu apabila digunakan sesuai aturan dan di bawah pengawasan tenaga kesehatan.
Namun, penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan fisik, mental, hubungan sosial, hingga masa depan generasi muda.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang berupaya menghadirkan kegiatan edukatif sebagai langkah preventif melalui sosialisasi dan penyuluhan yang disampaikan secara interaktif kepada para siswa.
Materi yang diberikan mencakup pengertian narkoba, jenis-jenis narkoba, faktor penyebab penyalahgunaan, pola peredaran di kalangan remaja, hingga dampak jangka pendek dan jangka panjang yang dapat ditimbulkan.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa remaja merupakan kelompok yang rentan terpengaruh lingkungan sekitar. Faktor rasa ingin tahu yang tinggi, kondisi emosional yang belum stabil, tekanan pergaulan, hingga pengaruh media sosial menjadi penyebab meningkatnya risiko penyalahgunaan narkoba di usia remaja.
Selain itu, lingkungan sekolah dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa dan memberikan penguatan nilai-nilai positif.
Sebagai sekolah yang berada di kawasan perkotaan dengan tingkat interaksi sosial yang tinggi, SMK Fadillah dinilai perlu mendapatkan edukasi preventif secara berkelanjutan agar siswa memiliki kemampuan untuk menolak pengaruh negatif di lingkungan sekitar.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara komunikatif melalui metode penyampaian materi, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif menyampaikan pertanyaan maupun pendapat terkait fenomena penyalahgunaan narkoba yang terjadi di lingkungan masyarakat.
Tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, kegiatan ini juga membekali siswa dengan keterampilan praktis atau life skills dalam menghadapi tekanan lingkungan, termasuk cara menolak ajakan negatif secara asertif serta pentingnya membangun kepercayaan diri dan ketahanan diri.
Dalam analisis situasi yang disampaikan tim PKM, disebutkan bahwa perkembangan teknologi informasi dan media sosial juga turut memengaruhi pola pikir serta perilaku remaja. Kemudahan akses terhadap berbagai konten tanpa pengawasan yang memadai dapat meningkatkan risiko penyimpangan perilaku apabila tidak diimbangi dengan edukasi dan penguatan karakter.
Permasalahan lain yang ditemukan di lingkungan sekolah adalah masih terbatasnya pemahaman siswa mengenai jenis-jenis narkoba, modus penyebaran, dampak hukum, serta cara menghindarinya.
Oleh karena itu, program PKM ini dirancang tidak hanya untuk memberikan informasi, tetapi juga membangun kesadaran, sikap kritis, serta kemampuan siswa dalam mengambil keputusan yang tepat.
Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang menghadirkan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, simulasi sederhana, serta penguatan karakter dan ketahanan diri siswa.
Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari tahap persiapan, koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan materi, hingga tahap evaluasi pasca kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara sistematis agar tujuan program dapat tercapai secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi siswa.
Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan para siswa mampu memahami bahaya narkoba secara lebih mendalam, memiliki kesadaran tinggi untuk menjauhinya, serta mampu mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi tekanan lingkungan dan pergaulan.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba, sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki kualitas moral, mental, dan sosial yang baik.
Dengan terlaksananya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja serta mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki ketahanan diri yang kuat dalam menghadapi tantangan sosial di masa depan.
Artikel ini ditulis oleh Kelompok 1 Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang yang diketuai oleh Khairunisa Mulyana, bersama anggota Jhon Edison, Mutiara Anggitasari, Muhammad Fikri Rabbani, Vanka Nuril Ihza, Dwi Ayu Septiana, Intan Agustin, dan Siti Masrifah.









