Puluhan Kucing Jalanan di Tangsel Jalani Sterilisasi Gratis

banner 468x60

Beritatangsel.com — Klinik hewan Green Paw bersama komunitas pecinta kucing Gizmo Rescue menggelar sterilisasi gratis bagi puluhan kucing liar di kawasan BSD Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (12/5/2026).

Kegiatan itu dilakukan sebagai upaya menekan lonjakan populasi kucing liar yang semakin meningkat di wilayah Tangsel. Sebanyak 50 ekor kucing ditargetkan mengikuti program sterilisasi tersebut.

Dokter hewan Green Paw, drh Fauzan Iqlal mengatakan proses sterilisasi untuk kucing jantan berlangsung cukup cepat.

“Untuk proses sterilisasi jantan paling sekitar tiga menit per ekor,” kata Fauzan kepada wartawan, Selasa (12/5).

Fauzan menjelaskan populasi kucing liar perlu dikendalikan karena perkembangbiakannya sangat cepat. Dalam setahun, seekor induk kucing bisa melahirkan hingga empat kali dengan rata-rata empat anak dalam sekali kelahiran.

“Kalau tidak dikendalikan, populasinya bisa sangat banyak. Karena itu komunitas sangat membantu menangkap dan membawa kucing jalanan untuk disterilkan,” ujarnya.

Menurutnya, klinik hewan tidak bisa bekerja sendiri untuk mengatasi lonjakan populasi kucing liar tanpa bantuan komunitas pecinta hewan.

“Komunitas membantu dari proses evakuasi, perawatan sampai program sterilisasi bersubsidi. Itu sangat membantu menekan populasi kucing di jalan,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan Gizmo Rescue, Hesti mengatakan selama ini komunitas pecinta kucing di Tangsel kesulitan mendapatkan akses sterilisasi gratis.

“Alhamdulillah sekarang bisa kerja sama dengan Green Paw untuk sterilisasi kucing jalanan, terutama yang banyak ditemukan di area stasiun,” kata Hesti.

Ia menyebut biaya operasional kegiatan dilakukan secara gotong royong oleh para pecinta kucing di Tangsel.

“Target hari ini ada 50 ekor yang disterilkan. Kami patungan untuk membantu mengurangi populasi kucing liar,” ujarnya.

Menurut Hesti, sterilisasi juga penting untuk mengurangi risiko kucing liar menjadi korban kecelakaan hingga kekerasan di jalanan.

“Biasanya setelah disteril, kucing akan dilepas kembali ke habitatnya,” tuturnya.

Hesti berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan anggaran bagi komunitas pecinta hewan yang selama ini bergerak secara mandiri.

“Kami berharap ada dukungan pemerintah terkait program sterilisasi gratis karena sampai sekarang komunitas masih bergerak sendiri,” pungkasnya.

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *