Dinilai Duri Dalam Daging, Aktivis HMI Dorong Presiden Prabowo Reshuffle Cak Imin

Deni Iskandar, Wakil Bendahara Umum PB HMI Periode 2021-2023. Ia juga Mahasiswa Magister Studi Agama-Agama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
banner 468x60

beritatangsel.com,- Wakil Bendahara Umum PB HMI Periode 2021-2023, Deni Iskandar, mendorong Presiden Prabowo Subianto segera melakukan evaluasi kabinet dan melakukan reshuffle terhadap Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM).

Dorongan itu disampaikan menyusul pernyataan Cak Imin yang menyebut kondisi Nahdlatul Ulama (NU) selama lima tahun terakhir mengalami kemunduran karena dipimpin alumni HMI beredar luas di media sosial. Pernyataan tersebut dinilai telah mendiskreditkan nama baik HMI dan berpotensi memecah belah Islam di Indonesia.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Kami meminta dengan sangat hormat kepada Presiden Prabowo untuk segera melakukan reshuffle kepada Cak Imin sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat, dan melakukan evaluasi total pada Kabinet Merah Putih,” kata Deni Iskandar, Minggu (30/08), di Rumah Perjuangan DC 27, kawasan Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Mahasiswa Magister Studi Agama-Agama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai bahwa, selama ini di lingkaran Kabinet Merah Putih terdapat banyak anasir yang menjadi duri dalam daging dan berpotensi menjatuhkan wibawa Presiden Prabowo.

“Jangan sampai di lingkaran Istana Negara ada duri dalam daging yang itu bisa merusak kerja-kerja kepemimpinan Prabowo Subianto sebagai Presiden,” tegas Deni, yang pernah belajar di Nostra Aetate Foundation Dicasteri Interreligious Dialogue (NF-DID) Takhta Suci Vatican.

Menurut Deni, pernyataan Muhaimin Iskandar terkait Nahdlatul Ulama (NU) yang menyeret-nyeret alumni HMI, dinilai tidak etis dan sangat berbahaya serta berpotensi memecah belah Islam di Indonesia.

“Pernyataan yang disampaikan itu sangat tidak etis meskipun penyampaiannya di forum diskusi, apalagi saat ini era digital, semua informasi sangat cepat menyebar luas. Kami melihat bahwa, pernyataan itu jelas mendiskreditkan HMI dan itu sangat berpotensi memecah belah Islam, dan pasti akan membuat gaduh,” kata Deni.

Selain itu, Deni juga menilai bahwa, kemunduran NU dibawah kepemimpinan Gus Yahya, bukanlah fakta melainkan asumsi pribadi Cak Imin. “Cak Imin itu secara langsung sudah menuduh HMI, kan soal NU mengalami kemunduran, itu jelas cuma asumsi Cak Imin aja. Secara faktanya, NU bagus.” Jelas Deni.

Deni membantah anggapan bahwa NU selama lima tahun terakhir sampai saat ini mengalami kemunduran. Menurut Deni, dibawah kepemimpinan Gus Yahya, NU justru semakin baik dan berwibawa.

“Bahwa saat ini NU mengalami kemunduran, itu menurut Cak Imin, faktanya NU lebih baik, lebih berwibawa di bawah kepemimpinan Gus Yahya, bahkan tidak bisa diseret-seret ke dalam politik praktis,” kata Deni. (Josephus)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60