BERITATANGSEL.COM–Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax yang terjadi secara mendadak kembali mengejutkan masyarakat, termasuk warga di wilayah Tangerang Selatan. Penyesuaian harga tersebut langsung dirasakan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan memicu beragam reaksi dari para pengendara.
Sejumlah warga mengaku tidak menyangka dengan perubahan harga yang terjadi tanpa banyak informasi sebelumnya. Mereka menilai kenaikan BBM akan berdampak langsung pada biaya transportasi harian, terutama bagi pekerja yang setiap hari bergantung pada kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
“Baru isi kemarin masih harga lama, hari ini 10 Juni sudah naik. Jelas kaget, karena ini langsung terasa ke kantong,” ujar salah satu warga yang ditemui di sekitar SPBU.
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga Pertamax dan Pertamax Green 95 mengalami penyesuaian cukup signifikan. Adapun rincian harga terbaru sebagai berikut:
Pertamax: sebelumnya Rp12.300, naik menjadi Rp16.250 per liter.
Pertamax Green 95: sebelumnya Rp12.900, naik menjadi Rp17.000 per liter.
Kenaikan ini membuat sebagian pengendara mulai menghitung ulang pengeluaran harian mereka. Tidak sedikit warga yang berharap adanya penjelasan resmi serta langkah antisipasi agar dampak kenaikan tidak terlalu membebani masyarakat kecil.
Hingga saat ini, aktivitas di sejumlah SPBU di Tangerang Selatan terpantau tetap berjalan normal. Namun demikian, di beberapa titik terlihat adanya peningkatan antrean pada jam-jam tertentu.
Sementara itu, masyarakat berharap stabilitas harga BBM dapat segera terjaga agar tidak berdampak lebih luas terhadap aktivitas ekonomi sehari-hari.
Kebijakan harga BBM sendiri berada di bawah pengelolaan badan usaha energi, termasuk Pertamina, yang secara berkala melakukan penyesuaian mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.(Rilis/joy)








