
Serpong – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melalui Unit PPA Konsen melakukan pendampingan psikologis terhadap anak korban pelecehan seksual.
Pendampingan dilakukan pascakejadian kepada siswa-siswi SD Negeri Rawa Buntu 01, Tangerang Selatan.
Kepala Bidang SD Dindikbud Tangsel, Didin Sihabudin, mengatakan pendampingan psikologis menjadi fokus utama untuk memulihkan kondisi mental anak-anak korban.
“Kami bersama DP3AP2KB melalui Unit PPA Konsen melakukan pendampingan psikologis pascakejadian kepada anak-anak korban. Saat ini kami tengah melakukan terapi dan penguatan mental, sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua korban,” ujar Didin saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Kamis (22/1/2026).
Didin menjelaskan, layanan psikologis dilakukan secara terpadu dengan melibatkan tenaga profesional guna membantu pemulihan kondisi psikis anak.
“Bentuk pelayanan psikologis ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan mental anak agar tidak berdampak berkepanjangan,” jelasnya.
Selain pendampingan terhadap korban, pihaknya juga melakukan penelusuran terhadap data terduga pelaku, mulai dari riwayat mengajar, kelas yang pernah diajar, hingga periode dan lokasi penugasan.
“Kami menginventarisasi data siswa yang pernah berada dalam lingkup pengajaran terduga pelaku. Data ini akan menjadi dasar koordinasi dan penanganan lebih lanjut,” katanya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perlindungan terhadap anak serta pemenuhan hak-hak korban, baik dari sisi psikologis maupun hukum.
Red/Alwi









