Tangerang Selatan, Beritatangsel.com – Upaya mencari solusi damai atas polemik penggunaan jalur Right of Way (ROW) pipa gas Pertamina di Pamulang mencapai babak baru melalui mediasi yang dipimpin oleh Mahludin Sicha, calon Ketua KONI Tangerang Selatan. Rabu (12/11/25).
Pertemuan digelar pada Selasa, 11 November 2025, di Café Piro, Pamulang, melibatkan Aliansi Pemuda Pamulang Permai (APPP) dan Pamulang Woodball Club (PWBC). Pertemuan tersebut dihadiri oleh Koordinator APPP, Mario Karauwan, beserta timnya, dan Ketua PWBC, AKBP (Purn) Ngisa Asngari, S.H.,
Isu ini mencuat setelah aktivitas latihan woodball di atas jalur pipa gas memicu kekhawatiran warga Pamulang Permai, yang menilai penggunaan ROW tersebut berpotensi menimbulkan risiko keamanan dan melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
*Solusi APPP: Kepatuhan dan Kompromi Terbatas*
Dalam forum mediasi, APPP menegaskan bahwa keselamatan publik dan kepatuhan terhadap regulasi adalah prioritas utama. Namun, APPP tetap membuka ruang kompromi agar kegiatan olahraga, yang telah menghasilkan atlet berprestasi, tetap bisa berlangsung secara terbatas dan aman.
Tiga poin utama solusi yang ditawarkan APPP adalah:
1) Penggunaan Jalur Gas Hanya untuk Kegiatan Olahraga Non-Komersial: APPP menyatakan membuka ruang solusi untuk dibahas dalam forum RT/RW, yaitu penggunaan jalur pipa gas hanya diizinkan untuk kegiatan olahraga non-komersial tanpa adanya bangunan permanen. Penggunaan tersebut wajib disertai izin khusus dari Pertamina Gas dan pengawasan ketat.
2) Penertiban Mutlak Bangunan Permanen: APPP menuntut ketegasan pemerintah dan pihak berwenang untuk menertibkan seluruh bangunan permanen, tempat usaha, maupun tempat tinggal yang berdiri di atas ROW.
3) Koordinasi Lintas RW dan RT untuk Konsensus: APPP meminta Ketua RW 010 (Suhendar Wijaya) dan Ketua RT 001/10 (Edi Untung Purnomo) untuk segera mengundang para Ketua RW 10, 11, 14, dan 15 beserta masing-masing Ketua RT. Tujuannya adalah membahas manfaat dan penggunaan jalur pipa gas ke depan. Hasil pembahasan ini diharapkan dituangkan dalam bentuk berita acara resmi sebagai landasan kesepakatan warga.
*Apresiasi dari Calon Ketua KONI Tangsel*
Mahludin Sicha menyampaikan apresiasi terhadap langkah APPP yang dinilai bijak dan konstruktif. Ia menilai solusi yang ditawarkan tidak hanya menjaga keselamatan warga, tetapi juga tetap memberi ruang bagi pembinaan olahraga, khususnya cabang woodball.
“Saya mengapresiasi sikap APPP yang tetap memikirkan masa depan atlet. Harapannya, sinergi antara pemuda Pamulang Permai dan pengurus Woodball dapat terus terjalin agar pembinaan atlet tetap berjalan di lokasi tersebut secara aman dan kondusif,” ujar Mahludin.
APPP menegaskan akan terus mengawal proses tindak lanjut hasil mediasi ini dan meminta Pertamina Gas untuk segera menentukan sikap resmi sesuai dengan tuntutan dan solusi yang telah disepakati, demi terciptanya zona aman dan tertib di wilayah Pamulang Permai.
Rngg/tris









