Beranda Berita Photo Desa Cerdas Atau Smart Village Kota Tangerang Selatan

Desa Cerdas Atau Smart Village Kota Tangerang Selatan

BERBAGI

Ciputat Timur, Beritatangsel.com –Program pembangunan Smart Village atau Desa Cerdas yang dilakukan Pergerakan Indonesia Maju (PIM) yang berlokasi di Jalan. Menjangan raya nomor 56, Pondok Ranji, Ciputat Timur sudah berdiri sejak satu tahun lalu tepatnya pada Januari tahun 2017 lalu, menjadi salah satu contoh program pemerintah dalam membantu percepatan pembangunan desa tertinggal di Indonesia.

Peresmian Pondok Ranji, Ciputat Timur sebagai Desa Cerdas atau Smart Village Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada saat itu dilakukan oleh Menteri Desa Pembangunan daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), Eko Putro Sandjojo, Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, Ketua Pergerakan Indonesia Maju (PIM) Din Syamsudin.

Kini smart village itu menjadi salah satu tempat bagi warga Tangsel yang ingin mengejar paket A B dan C untuk jenjang SD sampai dengan SMA tanpa harus mengeluarkan biaya.

Camat Ciputat Timur, Durahman dalam kesempatan wawancara, Senin (8/1), mengatakan, smart village ini biasanya melakukan kegiatan belajar mengajar setiap hari Sabtu untuk jenjang SD, SMP sedangkan untuk SMA itu jadwalnya hari Minggu. Namun untuk akhir-akhir ini mereka sedang libur karena mengikuti seperti sekolah formal biasa

“Setelah saya konfirmasi kepada penanggung jawabnya untuk smart village ini biasanya rutin berkegiatan pada hari Sabtu dan Minggu,’’ujarnya.

Sebetulnya smart village banyak kegiatannya kalau di Pondok Ranji ini hanya untuk kegiatan belajar mengajarnya saja sedangkan, untuk kampung konveksinya yang masih berkaitan dengan smart village terletak di daerah Peladen dan sudah berjalan selama satu tahun.
Adapun para tenaga pengajar disini merupakan orang-orang yang berkompeten di bidangnya, karena walaupun ini pendidikan non formal tetap saja harus yang layak pengajarnya.

“Tetapi sekarang semua guru baik yang mengajar SD, SMP bahkan SMA tidak ada bedanya rata-rata semua itu sudah S1 semuanya karena terkait tunjangan sertifikasi yang sudah diatur oleh pemerintah,’’pungkasnya.

Ke depan ia berharap, agar smart village ini ke depan bisa dirasakan betul manfaatnya oleh semua masyarakat Tangsel khususnya warga Ciputat Timur ada perubahan yang signifikan dari segala aspek.

“Karena jika kita ingin memajukan suatu daerah maka yang pertama harus ditekankan adalah membangun sumber daya manusianya jadi, sedikit-sedikit dirubah paradigma warga yang masih malas untuk menuntut ilmu,’’akhirnya. (Iqbal)

Bagikan :