Beranda Berita Photo Dosen Muda Unpam ini Diterbangkan Kemenristek Dikti Ke Mesir

Dosen Muda Unpam ini Diterbangkan Kemenristek Dikti Ke Mesir

BERBAGI

Pamulang, Beritatangsel.com – Kementrian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi (kemenristek Dikti) tahun ini kembali mengadakan sebuah program short course bidang spiritual pedagogi.

Terhitung 17 nama yang diterbangkan ke Kairo, Mesir pada tanggal 20 Agustus lalu dan berakhir sampai dengan 19 September nanti. 17 peserta diantaranya lolos pada tahap seleksi dokumentasi dan wawancara adalah perwakilan dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Diantara 17 nama peserta tersebut terselip nama seorang dosen muda bernama Dr. Zamzam Nurhuda, seorang dosen lulusan UIN Jakarta yang mengajar di jurusan Sastra Indonesia di Universitas Pamulang.

Dosen kelahiran Bandung ini adalah salah satu dosen yang terpilih untuk mengikuti program dari Kemenristek Dikti tersebut. Ia mengaku dalam mengikuti program ini atas dasar kemauan sendiri dan kampus hanya sebatas memberi ijin, namun terlepas dari itu, Ia dengan bangga membawa nama Universitas Pamulang.

“Saya mengikuti ini atas kemauan sendiri tapi berdasarkan izin dari kampus (Red;Unpam)” Kata Zamzam dalam wawancara via aplikasi Whatasapp pada Selasa, (26/8/2017).

17 peserta tersebut, lanjut Zamzam, saat ini masih berada di Kairo, Mesir mengikuti pelatihan dan penelitian mengenai pendidikan Islam di perguruan tinggi umum.

Agenda kegiatan di Mesir

Pelatihan ini bertemakan tentang spiritual pedagogi, baik dalam konteks spiritual keilmuan maupaun dalam konteks perjalanan spiritual. Spiritual keilmuan difasilitasi oleh kuliah umum dari para guru besar ilmu pendidikan dari berbagai Universitas di Timur Tengah selama satu minggu.
Di minggu selanjutnya, kemudian dilakukan perjalanan spiritual untuk mengsinkronkan teori-teori yang sudah didapat dengan sejarah dan budaya dan pendidikan Islam di Kairo.

Kemudian minggu selanjutnya memadukan antara teori dan lapangan menjadi sebuah jurnal yang layak diterbitkan, baik dalam skala internasional ataupun nasional sebagai laporan pertanggungjawaban peserta pelatihan kepada sumber Daya Kemenristek Dikti. Kemduian setelah selesai keigiatan ini, peserta kembali ke kampus masing-masing dan mempresentasikan jurnal dalam kegiatan ilmiah seperti seminar dan lain sebagainya.

“Lolos seleksi administrasi dan wawancara menjadi suatu hal yang sangat disyukuri, karena berdampingan dengan para Doktor dari Universitas ternama” pungkasnya.(Iqbal) 

Baca Juga :  Peringati HKGB ke-64, Bhayangkari Polres Tangsel Gelar Lomba Senam Maumere