Beranda Berita Photo Drs. H. Irgan: Keluarga Pasien Miskin Tunggu Rekom Berjam-jam Itu Tidak Manusiawi

Drs. H. Irgan: Keluarga Pasien Miskin Tunggu Rekom Berjam-jam Itu Tidak Manusiawi

BERBAGI

Kota Tangerang, Beritatangsel.com – Kesehatan merupakan kebutuhan setiap orang yang harus dipenuhi dan dijamin oleh pemerintah negara yang bersangkutan. Dengan melihat angka kesehatan suatu negara dapat pula dijadikan sebagai salah satu indikator kesejahteraan masyarakat negara tersebut. Jika angka kesehatannya tinggi maka dapat dikatakan negara tersebut sejahtera dan sebaliknya.Indonesia merupakan salah satu negara yang memahami betul akan pentingnya kesehatan (kesejahteraan). Hal ini dapat dilihat dalam tujuan Negara Indonesia, yaitu memajukan kesejahteraan umum, tertuang dalam pembukaan UUD1945.

Namun, pada faktanya sungguh jauh dari harapan yang dimaksud. Hal itu terlihat di ruang pelayanan umum Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang para keluarga pasien miskin harus rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkan surat rekomendasi.

Sebagai mana telah diberitakan, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Agus Sudrajat telah sampai di kantornya dengan mengunakan mobil Dinas usai menghadiri rapat evaluasi di kantor Pemeritahan Kota Tangerang, namun Ia langsung memimpin rapat sosialisasi kepada rekanan Dinsos bukan menandatangani surat permohonan yang di bawa oleh keluarga miskin telah lama menunggu.

Menaggapi hal tersebut, Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Drs. H. Irgan Chairul Mahfiz, M.Si mengatakan, Walikota Tangerang harus segera menegur Dinas terkait dan pihaknya juag akan melakukan koordinasi kepada anggota DPRD Kota Tangerang Komisi II.

“Revolusi mental belum berjalan di birokrasi Pemerintahan Kota Tangerang khususnya Dinsos Kota Tangerang, harus lebih maksimal dalam masyarakat miskin,” katanya melalui pesan WhatsApp, Senin (19/9/2016) malam.

Dirinya juga menjelaskan, jika ingin memberikan pelayanan jangan pernah pilih-pilih latar belakang siapa yang meminta pengurusan administrasi.

“Sangat tidak manusiawi kalau sapai menunggu sampai berjam-jam apalagi tanpa adanya kejelasan,” pungkasnya. (Putra)

Baca Juga :  Kota Tangerang Gulirkan Berkebun di 13 Kecamatan