TANGERANG SELATAN — Dalam upaya mengoptimalkan tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi ke kantor BAZNAS Kota Tangerang Selatan pada Senin (13/07/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk saling bertukar pikiran dan memperkuat kolaborasi antarlembaga pengelola zakat di wilayah Provinsi Banten.
Berbagi Pengalaman demi Tata Kelola yang Akuntabel
Kunjungan kerja ini bertujuan utama untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi wadah sharing session (berbagi pengalaman). Kedua lembaga berdiskusi mengenai berbagai strategi dan inovasi program yang dapat diterapkan guna mendongkrak efektivitas penghimpunan dan pendistribusian zakat.
Ada beberapa poin krusial yang menjadi fokus pembahasan dalam audiensi tersebut, antara lain:
1. Peningkatan Profesionalisme: Menerapkan sistem manajemen yang modern dan responsif terhadap kebutuhan muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat).
2. Akuntabilitas Publik: Memastikan transparansi penyaluran dana ZIS agar kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS semakin kuat.
3. Perluasan Manfaat: Merancang program pendayagunaan zakat yang lebih produktif dan berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan umat.
”Sinergi antar-BAZNAS daerah seperti ini sangat penting. Selain untuk menyamakan persepsi, kita bisa saling mengadopsi praktik terbaik (best practices) yang telah sukses diterapkan di masing-masing wilayah,” ujar perwakilan delegasi dalam pertemuan tersebut bapak toto susanto.
Melalui pertemuan ini, BAZNAS Kabupaten Serang dan BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap dapat melahirkan inovasi-inovasi baru yang segar dalam pengelolaan zakat.
Dengan manajemen yang semakin profesional dan akuntabel, diharapkan dana kemaslahatan yang terhimpun dapat memberikan manfaat yang jauh lebih luas, merata, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.









