Beritatangsel.com — Majelis Karang Taruna Sawah Lama Ciputat menggelar Parade Musik Islami Jilid 2 dalam rangka memperingati Milad ke-1 organisasi tersebut, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang menghadirkan Festival Hadroh dan Marawis ini berlangsung meriah serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Acara yang diikuti sejumlah grup hadroh dan marawis dari berbagai daerah tersebut menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni budaya Islami. Lantunan shalawat yang dipadukan dengan tabuhan rebana menciptakan suasana religius yang hangat dan penuh kebersamaan sepanjang kegiatan berlangsung.
Ketua Panitia, Dendi Ibnu Ramadhan, S.Pd., mengatakan Parade Musik Islami Jilid 2 merupakan penyelenggaraan kedua yang diharapkan dapat menjadi agenda tahunan Karang Taruna Sawah Lama Ciputat.
“Kami ingin kegiatan ini terus berlanjut dan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki nilai religius dan akhlak yang baik,” ujar Dendi.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Supirman dan dihadiri oleh Mega Romala, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga sekitar yang turut memeriahkan acara.
Dalam sambutannya, Supirman mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai memberikan kontribusi positif bagi pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan dan seni budaya.
“Parade Musik Islami seperti ini sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.
Selain menampilkan kompetisi hadroh dan marawis, rangkaian kegiatan juga diisi dengan berbagai aktivitas yang melibatkan partisipasi masyarakat. Tingginya jumlah pengunjung yang hadir hingga acara berakhir menunjukkan besarnya dukungan warga terhadap kegiatan tersebut.
Melalui Parade Musik Islami Jilid 2, Majelis Karang Taruna Sawah Lama Ciputat berharap semangat kebersamaan, nilai-nilai keislaman, serta kecintaan terhadap seni budaya Islami dapat terus tumbuh dan berkembang, khususnya di kalangan generasi muda, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang religius, kreatif, dan harmonis.









