Beritatangsel.com — Mahasiswa Program Studi Teknik Industri S1 Fakultas Teknik Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan ini mengangkat tema optimalisasi pengolahan minyak jelantah berbasis kewirausahaan sebagai upaya menjawab permasalahan limbah rumah tangga sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat.

PKM Kelompok 3 ini diketuai oleh Agus Kurniawan dengan anggota Arya Holik Al Fazri, Ayu Revalenita Barantian, Fauzan Febriansyah, Fikri Puji Destian, dan Sadam Rafiyanto. Kegiatan tersebut juga mendapat pendampingan dari dosen pembimbing Agus Nurrokhman, S.T., M.M.
Program ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya kebiasaan masyarakat dalam membuang minyak jelantah tanpa pengolahan yang tepat. Kondisi tersebut tidak hanya berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, tetapi juga menghilangkan nilai ekonomi yang sebenarnya dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai guna.

Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa memberikan edukasi sekaligus pelatihan kepada masyarakat mengenai pengolahan minyak jelantah menjadi produk ramah lingkungan dan bernilai jual, seperti sabun dan produk turunan sederhana lainnya yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap, dimulai dari penyuluhan mengenai dampak limbah minyak jelantah terhadap lingkungan, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pengolahan, hingga pengenalan dasar kewirausahaan. Masyarakat tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis yang dapat diterapkan secara langsung.
Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi praktik pengolahan yang memberikan pengalaman langsung dalam mengubah limbah menjadi produk bernilai guna. Hal ini menunjukkan bahwa program yang dijalankan relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Selain fokus pada proses produksi, mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai strategi pemasaran sederhana. Pemanfaatan media sosial diperkenalkan sebagai salah satu sarana efektif untuk memperluas jangkauan pemasaran produk, sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai jual hasil olahan minyak jelantah tersebut.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi. Masyarakat diharapkan mampu lebih bijak dalam mengelola limbah rumah tangga serta mulai mengembangkan usaha mandiri berbasis potensi lokal.
Melalui program PKM ini, mahasiswa Teknik Industri UNPAM menunjukkan peran aktif dalam pemberdayaan masyarakat di Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi ilmu teknik industri dalam kehidupan nyata, khususnya dalam pengelolaan proses produksi dan pengembangan usaha kecil.
Dengan adanya inisiatif tersebut, minyak jelantah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.
Artikel ini disusun oleh Kelompok 3 Mahasiswa Program Studi Teknik Industri S1 Fakultas Teknik Universitas Pamulang (UNPAM), yang diketuai oleh Agus Kurniawan dengan anggota Arya Holik Al Fazri, Ayu Revalenita Barantian, Fauzan Febriansyah, Fikri Puji Destian, dan Sadam Rafiyanto.









