Nama Baiknya Diserang di Media Sosial, Sherlina Minta Polisi Segera Bertindak

banner 468x60

Beritatangsel.com — Agen properti Sherlina akhirnya buka suara setelah namanya viral di media sosial akibat tuduhan sebagai perebut suami orang (pelakor) dan penipu. Ia menegaskan tuduhan tersebut tidak benar dan menyebut dirinya sebagai korban fitnah serta pencemaran nama baik.

Dalam konferensi pers yang digelar di Tangerang Selatan, Minggu (8/3/2026), Sherlina menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat dirinya merayakan ulang tahun bersama empat rekannya pada 20 Desember 2025.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Setelah makan malam, mereka melanjutkan kegiatan ke sebuah tempat hiburan di kawasan Pantai Indah Kapuk.

Di lokasi tersebut, Sherlina mengaku hanya sempat berbincang singkat dengan seorang pria bernama Nathan yang meminta akun Instagram miliknya. Ia juga sempat bercanda dengan seorang pria lain di area parkir sebelum akhirnya pulang sekitar pukul 02.00 dini hari.

Namun keesokan harinya, Sherlina mengaku terkejut karena akun media sosialnya dipenuhi komentar negatif dari orang-orang yang tidak dikenal.

Sejumlah foto miliknya diunggah ulang dan disertai tuduhan sebagai pelakor dan penipu. Bahkan, menurutnya, unggahan tersebut diduga dipromosikan melalui iklan sehingga menjangkau lebih banyak pengguna media sosial.

Akibat kejadian itu, Sherlina mengaku mengalami tekanan mental yang cukup berat hingga kesulitan tidur dan sempat jatuh sakit.

Merasa dirugikan, Sherlina melalui kuasa hukumnya, Indra Firmansyah Lubis, telah melaporkan dugaan pencemaran nama baik tersebut ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/477/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 19 Januari 2026.

Laporan tersebut menyebut seorang perempuan bernama Shelley Swetlana, pemilik akun Instagram @shelleysoju, sebagai pihak yang dilaporkan.

Kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Utara untuk penanganan lebih lanjut. Pihak kuasa hukum juga telah menyiapkan sejumlah bukti tambahan terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Sherlina berharap aparat penegak hukum dapat merespons laporan tersebut secara cepat dan profesional agar kebenaran dapat segera terungkap sekaligus memulihkan nama baiknya.

Ia juga berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, karena satu unggahan yang tidak benar dapat berdampak besar terhadap kehidupan seseorang.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *