Kaltara, Beritatangsel.com -Tim Tanggap Bencana dari Satbrimob Polda Kalimantan Utara diterjunkan untuk membantu proses evakuasi Pilot korban kecelakaan pesawat jenis Air Tractor AT-802 milik Pelita Air yang jatuh di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan pada 19 Februari 2026.
Pesawat tersebut dilaporkan Jatuh di kawasan hutan kec. Krayan sehingga memerlukan dukungan personel khusus untuk mencapai titik lokasi.
Setelah proses penanganan awal di titik jatuhnya pesawat, korban kemudian dievakuasi ke Bandara Long Bawan untuk persiapan pemindahan lebih lanjut. Dengan dukungan unsur TNI–Polri, Basarnas, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya, proses pengangkutan jenazah berlangsung lancar meski terkendala cuaca dan kondisi geografis.
Dari Long Bawan, korban diterbangkan menuju Lanud Anang Busra di Kota Tarakan. Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta untuk proses lanjutan sebelum dimakamkan di Bandung sesuai permintaan keluarga.
Kegiatan evakuasi ini menunjukkan kesigapan, kecepatan, dan profesionalitas personel Satbrimob Kaltara dalam menangani musibah maupun bencana alam, sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama lintas instansi dalam mengutamakan keselamatan masyarakat.
Operasi kemanusiaan ini juga dilaksanakan bersama TNI AU Lanud Anang Busra, Basarnas, serta instansi terkait lainnya, yang semuanya terlibat dalam memastikan proses evakuasi berjalan aman dan terkoordinasi.
Melalui kegiatan ini, Komandan Satuan Brimob Polda Kaltara Kbp Sarly Sollu,S.Ik.,M.H kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan siap bergerak di garis depan dalam setiap situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.









