Tinjau MPLS di SMA Negeri 3 Tangsel, Mendikdasmen Disambut Gembira Siswa

banner 468x60

Beritatangsel.com — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah Tahun 2025 di SMA Negeri 3 Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. pada Kamis (17/7/2025).

MPLS di SMA Negeri 3 Tangerang Selatan sudah memasuki hari keempat dan berlangsung dengan suasana yang tertib dan menyenangkan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam sambutannya, Mendikdasmen menyampaikan pentingnya menciptakan MPLS yang ramah, menyenangkan, dan bebas dari kekerasan. Ia menegaskan bahwa tahun ini MPLS Ramah mengusung semangat baru agar suasananya penuh kegembiraan dan aman bagi peserta didik. “Kita beri nama kegiatan ini MPLS Ramah karena kita ingin suasananya penuh kegembiraan. Tidak ada kata-kata kasar, tidak ada perbuatan yang menyakitkan. Ini adalah awal tahun ajaran baru yang harus menyenangkan,” ujar Menteri Mu’ti.

Ia menekankan bahwa upaya menciptakan lingkungan yang ramah tidak hanya berhenti pada masa MPLS Ramah, tetapi harus menjadi budaya di seluruh sekolah. Menurutnya, sekolah adalah rumah kedua yang harus memberikan rasa aman dan membangun relasi yang sehat antara guru dan siswa. “Bapak dan Ibu guru hendaknya membangun hubungan layaknya orang tua dengan anak. Anak-anak yang datang ke sekolah adalah amanah Tuhan. Kita harus membimbing dan membantu mereka tumbuh menjadi generasi Indonesia yang hebat,” ucapnya.

Kepada para siswa, Mendikdasmen berpesan agar menjadikan proses belajar sebagai pengalaman yang menyenangkan, bukan beban. Ia mengajak siswa untuk menanamkan cita-cita dan semangat belajar demi masa depan mereka sendiri. “Tanamkan dalam diri bahwa belajar dan sekolah adalah untuk masa depan kalian sendiri, bukan untuk orang lain. Jadikan cita-cita sebagai sumber semangat belajar,” tuturnya.

Menteri Mu’ti juga mendorong siswa untuk membangun hubungan yang baik dengan teman sebaya serta menghindari sikap egois. Menurutnya, keberhasilan ditentukan oleh kemampuan membangun kolaborasi dan persahabatan. “Jangan menjadi anak yang egois. Jadilah pribadi yang peduli terhadap sesama. Saling bantu, bangun kerja sama, karena itu kunci keberhasilan,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga memperkenalkan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang meliputi kebiasaan bangun pagi, beribadah sesuai agama dan keyakinan, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bersosialisasi, dan menjauhi perilaku menyimpang seperti kecanduan gawai dan pola hidup tidak teratur.

Sebagai bentuk inovasi penguatan karakter, turut diperkenalkan pula inisiatif “Jeda Ceria”, yaitu gerakan senam otak ringan untuk meningkatkan konsentrasi dan semangat belajar.

“Senam otak ini dikemas dengan nama ‘Jeda Ceria’ agar pembelajaran lebih semangat dan menyenangkan. Ini membantu motorik, daya ingat, dan menjaga otak tetap aktif sepanjang hari,” jelas Menteri Mu’ti.

(Alan Pratama)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *