Dikbud Tangsel dan IPSI Kolaborasi Lestarikan Pencak Silat di Sekolah

banner 468x60

Beritatangsel.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangsel menandatangani kesepakatan kerja sama untuk mengembangkan dan melestarikan pencak silat di lingkungan satuan pendidikan. Penandatanganan yang berlangsung pada Senin (16/3/2026) ini bertempat di kantor Dikbud Tangsel.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dikbud Tangsel, Deden Deni, MM.,MA, serta Ketua IPSI Kota Tangsel, Delima Bungsu Andy. Turut menyaksikan penandatanganan tersebut, beberapa pejabat terkait di antaranya Satiyan, S.Pd.I (Kasie Peserta dan Pembangunan Karakter Didik SD), Muhamad Nur, M.Pd (Kasie Peserta dan Pembangunan Karakter Didik SMP), Sukisno (Wakil Ketua 2 Bidang Teknik IPSI Tangsel), Anjas (Bendahara Umum), dan Isram, S.H.,MH (Bidang Disiplin dan Hukum IPSI Tangsel).

Kesepakatan ini berfokus pada pelestarian pencak silat sebagai bagian dari pengembangan karakter dan budaya di kalangan siswa, dengan tujuan menjadikan pencak silat sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah di Kota Tangerang Selatan.

Dalam kerja sama ini, kedua pihak sepakat untuk memaksimalkan pendataan ekstrakurikuler (ekskul) pencak silat dan menjadikannya bagian dari kurikulum yang ada di tingkat pendidikan TK/PAUD, SD, hingga SMP sederajat.

Kepala Dikbud Tangsel, Deden Deni, mengungkapkan bahwa langkah ini sangat penting untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia, khususnya pencak silat, kepada generasi muda.

“Kami berharap dengan kerja sama ini, pencak silat dapat menjadi bagian dari kurikulum sekolah dan berperan dalam melestarikan budaya Indonesia,” kata Deden Deni.

Sementara itu, Ketua IPSI Kota Tangsel, Delima Bungsu Andy, menambahkan bahwa kesepakatan ini juga akan memperkuat kualitas pembinaan pencak silat di sekolah.

“Kami akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para guru untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajarkan pencak silat. Dengan begitu, generasi muda di Tangsel dapat lebih memahami dan melestarikan seni bela diri yang kaya akan nilai-nilai budaya ini,” ujarnya.

Petunjuk teknis pelaksanaan kerja sama ini akan segera disebarluaskan kepada seluruh pihak terkait. Petunjuk tersebut mencakup alur dan aturan yang harus diikuti dalam penataan pencak silat, serta peranannya dalam upaya pelestarian seni dan budaya, khususnya di lingkungan sekolah.

Dengan adanya kolaborasi antara Dikbud Tangsel dan IPSI Kota Tangsel, diharapkan pencak silat akan semakin berkembang di dunia pendidikan dan menjadi salah satu warisan budaya yang terus hidup dan dikenalkan kepada generasi penerus bangsa.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *