TANGERANG SELATAN — Kebakaran melanda lahan kosong yang dijadikan tempat pembuangan puing dan sampah di Jalan Tarumanegara No. 18, RW 11, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur. Setelah berlangsung selama tiga hari, proses pemadaman oleh tim gabungan akhirnya resmi dinyatakan selesai pada Sabtu (5/9/2026) pukul 18.00 WIB dengan status aman (Kode Hijau).
Peristiwa ini pertama kali dilaporkan pada Kamis (3/9/2026) pukul 10.10 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tangsel bersama Relawan Damkar langsung bergerak menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) yang berlokasi tepat di depan Kantor Kelurahan Pisangan.
Kobaran api sempat dipadamkan pada Kamis siang pukul 13.20 WIB, tetapi bara di dalam tumpukan sampah kembali menyala dan membesar pada sore harinya. Banyaknya material tertimbun memaksa petugas mengurai tumpukan sampah untuk menjangkau sumber api di lapisan terdalam.
Untuk mengatasi kebakaran yang berlarut-larut, pengerahan personil dan armada dilakukan secara masif dengan bantuan komando dari Forum Redkar Tangsel:
Armada & Alat Berat: 7 unit mobil pemadam Damkar Tangsel, 1 unit pemadam dari Sudin Damkar Jakarta Selatan, mobil tangki air Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta 1 unit ekskavator kecil untuk mengurai tumpukan sampah.
Personel Gabungan: Personel Koramil, Polsek Ciputat Timur, elemen masyarakat, hingga penambahan 7 personel Relawan Damkar pada Sabtu (5/9) untuk menggantikan relawan yang kelelahan dan menebalkan pemadaman di titik-titik panas.
Layanan Medis & Logistik: 7 unit ambulans siaga gabungan dari relawan, PMI Tangsel, dan Puskesmas Pisangan, serta bantuan logistik dari Dinas Sosial Tangsel.
Kepala Bidang Pencegahan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, H. Muhsin, S.Pd., M.M., memantau penanganan dampak kebakaran yang merembet ke kesehatan warga dan fasilitas umum:
Korban Jiwa & Kesehatan: dari 5 bertambah Sebanyak 7 warga, 3 anggota Damkar, dan 4 relawan mengalami sesak napas akibat asap pekat. Selain itu, 1 anggota Damkar mengalami luka di tangan akibat terkena material sampah tajam di lokasi TKK. Beberapa korban telah dirujuk ke RS Hermina Ciputat.
Aktivitas Pendidikan: Asap tebal mengganggu kualitas udara dan menghentikan kelancaran kegiatan belajar-mengajar sekitar 250 siswa di SMK Nusantara 2 Kesehatan.
Penanganan intensif dan pendinginan area tumpukan sampah selama tiga hari berturut-turut tersebut kini telah menuntaskan seluruh titik asap di lokasi kejadian.










