Beritatangsel.com — Pegadaian Kantor Wilayah IX kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan Pembinaan GadePreneur 2026 yang berlangsung sukses di Hotel Aston Kartika Grogol, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha, mulai dari food and beverages, craft, hingga fashion. Program ini menjadi salah satu upaya Pegadaian dalam mendorong pelaku usaha agar mampu berkembang, naik kelas, dan memiliki daya saing lebih kuat di tengah perkembangan pasar yang semakin dinamis.
Dalam kegiatan pembinaan tersebut, para peserta mendapatkan materi dan evaluasi langsung dari mentor bisnis nasional, Jaya Setiabudi. Pembinaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari segmentasi pasar, kualitas produk, branding, kemasan, distribusi, hingga strategi promosi yang efektif guna meningkatkan nilai jual produk UMKM.
Para peserta mengaku memperoleh banyak wawasan baru yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha mereka. Selain memahami pentingnya kualitas produk, para pelaku UMKM juga dibekali pemahaman mengenai fundamental bisnis agar mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha secara berkelanjutan.
Program Pembinaan Gade Preneur sendiri telah berjalan hingga tiga angkatan dan melahirkan banyak alumni UMKM binaan di berbagai wilayah. Melalui program tersebut, Pegadaian tidak hanya memberikan pelatihan bisnis berbasis kurikulum, tetapi juga membuka akses pasar secara offline maupun online bagi para peserta.
Pegadaian Kantor Wilayah IX yang membawahi wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Provinsi Banten terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya sektor UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian nasional.
Pemimpin Pegadaian Kantor Wilayah IX, Maryono, mengatakan keberhasilan kegiatan ini menjadi semangat bagi Pegadaian untuk terus menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Keberhasilan kegiatan ini menjadi semangat bagi Pegadaian untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap Gade Preneur dapat terus melahirkan UMKM unggulan yang mampu tumbuh, berkembang, dan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya,” ujar Maryono.
Sementara itu, Deputy Bisnis Area Kalideres, Sunarjati, menyampaikan bahwa pembinaan UMKM melalui program Gade Preneur merupakan bentuk nyata kepedulian Pegadaian terhadap perkembangan usaha masyarakat.
“UMKM memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, Pegadaian berkomitmen untuk terus hadir memberikan pendampingan, pembinaan, serta membuka peluang yang dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas dan daya saing produknya agar mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujar Sunarjati.
Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa program pembinaan yang aplikatif dan berorientasi pada pengembangan usaha sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM.
Pegadaian berharap Gade Preneur dapat terus menjadi ruang tumbuh bagi UMKM Indonesia agar semakin mandiri, inovatif, dan mampu bersaing di masa depan.









