Beranda Berita Terkini Indeks Pembangunan Pemuda Provinsi Banten Stagnan, DISPORA Ajak Semua Elemen Mahasiswa Berdiskusi

Indeks Pembangunan Pemuda Provinsi Banten Stagnan, DISPORA Ajak Semua Elemen Mahasiswa Berdiskusi

BERBAGI

BERITATANGSEL.COM,- Dinas Pemuda & Olahraga Provinsi Banten mengajak semua elemen mahasiswa di Banten untuk bersama-sama membangun Pemuda di Provinsi Banten. (26/2)

Saat ini kita tahu bahwa Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Provinsi Banten posisinya stagnan berada diurutan 22 senasional.

Hal ini disampaikan, Kasubag Kepramukaan & Kelembagaan Dispora Banten TW Pratomo, pada Fokus Diskusi Grup dengan Tema “Potret Peningkatan Kualitas Pemuda: Itjihad HMB Jakarta Menyongsong Generasi Emas Bonus Demografi” yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta, di Gedung Serba Guna DPRD Provinsi Banten. (26/2)

Dari forum ini diharapkan juga dengan semangat kebersamaan Organisasi Kemahasiswaan yang ada di Banten mudah mudahan bisa memberikan saran dan pendapat untuk kemajuan pemuda di Provinsi Banten” kata, Pratomo.

Acara Fokus Diskusi Grup dihadiri oleh sejumlah lembaga Pemerintan terkait. Diantaranya, Fitron Nur Ikhsan Ketua Komisi V DPRD Provinsi, Kasubag Tata Pemerintahan Endang Supriadi SH, MM, dan Tokoh Pemuda Gatot Yan S yang mewakili Karang Taruna Provinsi Banten. Acara tersebutdihadiri oleh puluhan mahasiswa Banten dari berbagai Organisasi Daerah. Prosesi diskusi publik ini pun, berjalan dengan lancar dan kondusif.

Hal senada, di sampaikan Oleh Gatot Yan S, dirinya mengucapkan terima kasih kepada HMB Jakarta yang sudah memberikan ruang untuk diskusi bersama dengan elemen mahasiswa Banten. Dia (Karang Taruna Provinsi Banten) mengajak seluruh elemen mahasiswa dan semua steakholder, untuk memiliki komitmen bagi kemajuan Pemuda di Banten.

“Terima kasih kepada HMB Jakarta yang sudah memberikan ruang untuk diskusi menyangkut komitmen soal Kepemudaan. mudah mudahan HMB Jakarta bisa fokus dan terus mengawal kebijakan yang menyangkut kepemudaan” ucap, Sekertaris Jendral Karang Taruna Provinsi Banten.

Di tempat yang sama, Ketua Umum HMB Jakarta Awadudin Angkrih mendorong kepada para pemangku kebijakan untuk mempunyai niat yang serius menyoal pembangunan kepemudaan.

Baca Juga :  Peranan Pendidikan Politik Bagi Masyarakat

Sebab, bagaimanapun apabila tidak ada komitmen yang serius dari para pemangku kebijakan untuk Pemuda, maka Bonus Demografi di Banten hanya akan menjadi momok yang menakutkan.

Selain itu, Awad juga berharap ada implementasi dan Pengawasan yang jelas dari Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2014 Tentang Kepemudaan.

“Perda tentang Kepemudaan sudah sangat jelas mengatur mekanisme pemberdayaan Pemuda. Tinggal bagaimana Implementasi dan Pengawasannya diperjelas” -Ujar Awad (Admin)