Beranda Peristiwa Polsek Pondok Aren Ungkap Pelaku Mayat Bayi Dalam Plastik

Polsek Pondok Aren Ungkap Pelaku Mayat Bayi Dalam Plastik

BERBAGI

41205241ibu pembunuh bayiPondok Aren – Berkat kegigihan Unit Reskrim Polsek Pondok Aren, dalam tempo tiga jam berhasil mengungkap kasus penemuan mayat bayi terbungkus dalam kantong plastik, yang menghebohkan warga dikampung rawa Timur RT 04/05, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis pekan lalu (22/11). Pada akhirnya pelakunya terungkap, Ternyata mayat bayi malang tersebut, yang menghilangkan nyawanya, adalah ibu kandungnya sendiri yang tidak siap memiliki anak.  Dalam siaran Pers, Kapolsek Pondok Aren Kompol Parmono menjelaskan, “ Berselang tiga jam, dari olah tempat kejadian (TKP), dan informasi dari masyarakat juga keterangan beberapa saksi, mengarah kepada salah seorang wanita pembantu rumah tangga (PRT),yang baru bekeja sekitar 3 bulan, yang diketahui ber-inisial Dev (18), asal Kampung Leles RT 03/05,Desa Jagabita, Kecamatan Parung panjang, Kabupaten Bogor. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti-bukti, pelaku sudah dijadikan tersangka,’ ungkapnya “ Atas perbuatannya, pelaku akan dikenakan tindak pidana menghilangkan nyawa anak yang masih dalam pengawasan dan perlindungan orang tuanya atau setidaknya menghilangkan nyawa/jiwa anak pada saat dilahirkan sebagaimana dimaksud dalam pasal 180 ayat (3) UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,dengan ancaman 3 tahun,  dan pasal 341 KUH Pidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. ” terangnya. Masih kata Parmono, “ Awalnya, pelaku tidak mengakui bahwa dia baru melahirkan, bahkan majikannya sempat membantah bahwa pembantunya tidak terlihat sedang hamil, karena setiap harinya pelaku selalu memakai Korset, agar tidak terlihat hamil, Berdasarkan hasil Visum seorang bidan di Puskesmas, bahwa pelaku masih mengalami nifas dan ada tanda bekas luka di vaginanya serta nampak payudaranya  layaknya wanita habis melahirkan.” Jelasnya. Saat ditemui, Dev si anak yatim, karena sejak usia enam bulan sudah ditinggal bapak kandungnya, nampak pasrah menerima perjalanan hidupnya diwarnai isak tangis sanak kelurga di Polsek pondok Aren. Menurut Anah (35), ibu kandungnya, selama ini dirawat sama neneknya,” Saya engga tau, anak saya sedang hamil dan ga percaya, anaknya pendiam dan punya tanggung jawab, sehingga dia terpaksa berhenti sekolah ingin membantu neneknya,” ujarnya Dari pengakuan Dev, kepada ibunya,ayah dari bayi malang tersebut bernama Iqbal, dan melakukan hanya satu kali, saat ketemu berlebaran dirumah pamannya di bilangan Cengkareng Jakarta Barat, “ Dia ngomong bapaknya, namanya iqbal, satu kali karena dipaksa di Cengkareng.” Katanya singkat.(Jeffry. E. T/beritatangsel.com)

Baca Juga :  Hujan dan Angin Robohkan Rumah Di Pamulang