Asuransi Jasindo Ajak 3 Ribu Warga Bangkitkan Ekonomi Banten Lewat PEKEN Jasindo

banner 468x60

Beritatangsel.com — PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau lebih dikenal dengan Asuransi Jasindo kembali menyelenggarakan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan untuk Indonesia (PEKEN) Jasindo, gelaran yang dilakukan perusahaan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal, pelestarian budaya, serta peningkatan literasi dan akses pelayanan publik. Sebanyak 3 ribu masyarakat di sekitar Pandeglang, Banten, turut berpartisipasi dan berkolaborasi pada gelaran rutinan yang dilaksanakan Asuransi Jasindo di sejumlah daerah di Indonesia ini.

Jika sebelumnya diadakan di Indonesia bagian Timur, kali ini PEKEN Jasindo digelar di Alun-alun Pandeglang, Banten, pada Sabtu, 25 Juli 2026, dengan mengusung tema “Ngajaga Budaya, Raharja Balarea” yang berarti sambil menjaga identitas budaya yang ada, perusahaan menggandeng masyarakat agar tetap menghidupkan potensi daerah dan mewujudkan kesejahteraan bersama-sama.

Direktur Operasional Asuransi Jasindo, Ocke Kurniandi, mengatakan PEKEN Jasindo adalah platform pemberdayaan masyarakat yang menjadi ruang kolaborasi antara perusahaan dengan para pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem ekonomi berbasis budaya sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi UMKM untuk berkembang, meningkatkan daya saing, dan memperluas akses terhadap berbagai layanan yang ada.

“Kami percaya bahwa budaya yang terus hidup akan menjadi fondasi bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus penggerak ekonomi daerah. Karena itu, PEKEN Jasindo menjadi wadah bagi para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, khususnya masyarakat di Banten, untuk terus melestarikan warisan budaya sebagai identitas daerah, sekaligus mengembangkannya menjadi produk dan karya yang memiliki nilai tambah, berdaya saing, serta mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Ocke.

Ocke menjelaskan pada dasarnya PEKEN Jasindo yang berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan yakni pemerintah daerah, komunitas, institusi pendidikan, serta para pelaku ekonomi lokal yang merupakan integrasi dari empat dimensi utama yakni economic empowerment, memperkuat UMKM dan ekonomi lokal; social inclusion, menciptakan kesempatan setara bagi semua; cultural preservation, menjaga dan mengangkat identitas budaya daerah; serta community wellbeing, meningkatkan kualitas hidup melalui edukasi dan kesehatan.

Keempat dimensi tersebut selaras dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, mendorong kewirausahaan, membangun dari daerah, serta melestarikan budaya sebagai bagian dari pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan kapasitas pelaku usaha, digitalisasi, literasi asuransi dan manajemen risiko, serta perluasan akses pasar, PEKEN Jasindo juga memperkuat semangat Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada PEKEN Jasindo mencerminkan empat dimensi tersebut, antara lain pemberdayaan UMKM yang meliputi bazar UMKM dan kuliner lokal, promosi produk ekonomi kreatif, business matching, hingga pendampingan bagi pelaku usaha.

Asuransi Jasindo juga memberikan edukasi dan pengembangan kapasitas di antaranya pelatihan digital marketing dan branding, pengembangan kemasan produk, literasi keuangan, manajemen risiko, literasi asuransi, pendampingan legalitas usaha, hingga fasilitasi sertifikasi halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, menjelaskan kehadiran PEKEN Jasindo di Pandeglang diharapkan mampu memperluas peluang usaha masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing UMKM melalui penguatan kapasitas dan kemudahan akses terhadap berbagai layanan.

“Kami berharap PEKEN Jasindo dapat menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk memperluas jaringan usaha, meningkatkan kompetensi, serta memperoleh akses terhadap berbagai layanan yang dapat mendukung pertumbuhan usahanya. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Pandeglang,” ujarnya.

Selain pemberdayaan ekonomi serta edukasi, PEKEN Jasindo juga menghadirkan berbagai layanan publik dan kesehatan, seperti pembuatan NIB, perpanjangan SIM, konsultasi legalitas usaha, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta edukasi kesehatan.

Kegiatan yang berlangsung di pusat kota Pandeglang, Banten, ini juga turut dimeriahkan oleh penampilan seni budaya, workshop kerajinan, talkshow, lomba, dan aktivasi komunitas, serta diperkuat melalui program inklusi sosial berupa pemberdayaan UMKM difabel dan ruang kolaborasi yang mendorong kesempatan setara bagi seluruh masyarakat.

PEKEN Jasindo kali ini turut didukung oleh PT IBS Reinsurance Brokers dan Rumah Sakit Abdi Waluyo sebagai mitra kolaborasi dalam menghadirkan berbagai program dan layanan bagi masyarakat. Sinergi ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperluas manfaat program melalui kolaborasi lintas sektor.

Ocke mengatakan keberhasilan PEKEN Jasindo tidak terlepas dari kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan yang bersama-sama menghadirkan program pemberdayaan, edukasi, dan layanan bagi masyarakat. Sinergi ini menjadi faktor penting agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan dampak yang berkelanjutan.

“Asuransi Jasindo terus berupaya untuk selalu menjadi bagian dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia melalui pemberdayaan UMKM, pengembangan potensi daerah, dan dukungan terhadap karya lokal. Dengan semangat kolaborasi, kami berharap setiap daerah dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berdaya saing,” tutup Ocke.

 

 

 

 

 

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *