Beranda Berita Photo Kandidat Pilkada Tangsel Sesumbar Yakin Menang, Pengamat: Ukurannya Harus Hasil Survei

Kandidat Pilkada Tangsel Sesumbar Yakin Menang, Pengamat: Ukurannya Harus Hasil Survei

BERBAGI

BERITATANGSEL.COM – Dinamika politik Pilkada Tangerang Selatan tahun saat ini semakin hangat dan manuver partai politik terus bermunculan seiring dengan semakin dekatnya proses pendaftaran calon. Lalu dengan cara apa bisa mengukur kemenangan di Pilkada Tangerang Selatan ?

Forum Pemerhati Pilkada Tangerang Selatan, Agusta Surya Buana mengatakan, parameter untuk bisa menang di Pilkada Tangerang Selatan yang harus dijadikan sebagai alat ukur adalah dengan cara melakukan survei terlebih dahulu.

Menurutnya, survei politik bisa menjadi alat untuk mengukur kekuatan dan peluang para kontestan Pilkada, oleh karenanya, semua partai jangan sesumbar akan bisa meraih kemenangan, apabila tidak melakukan survei terlebih dahulu. Namun demikian, Agusta menegaskan, survei politik juga harus dilakukan oleh lembaga yang kredibel.

“Sesumbar diera ilmu ukur pemilu sudah cukup maju hanya akan membuat malu diri sendiri. Untuk mengukur sejauh mana peluang menang tiap paslon, lakukan saja survei, dan gunakan lembaga survei yang kredibel, yang itu bisa dilacak rekam jejak lembaga dan penelitinya, serta taat pada kode etik asosiasi yang menaunginya,” kata Agusta, Kamis (30/07) saat berbincang dengan wartawan.

Agusta menyarankan, semua calon kontestan Pilkada Tangerang Selatan, harus mampuh mempelajari tabiat pemilih di kota yang punya motto Cerdas, Modern, Religius itu secara seksama dan menjauhi pendekatan menduga-duga. Sebab Pilkada, sambung Agusta, tidak bisa menggunakan ilmu perasaan.

Menurutnya, tindakan merasa kuat, merasa hebat dan merasa unggul sendiri tentu tidak akan bisa membantu apa-apa dan hal tersebut hanya akan dapat dirasakan oleh masing-masing kontestan saja. Agusta menjelaskan, ada yang harus dicatat oleh para kontestan Pilkada dalam membaca karakter pemilih di Tangerang Selatan.

“Pemilih di Tangerang Selatan itu beragam. Ada pemilih emosional ada yang rasional. Karena itu para pasangan Calon harus mampu merayu dua jenis pemilih itu. Di Tangerang Selatan ini, saya kira akan terjadi pertarungan ide, gagasan, program hingga rekam jejak,” jelas Agusta.

Baca Juga :  Satu Keluarga Tewas Di Lahap Jago Merah Di Cisoka

Seperti diketahui, saat ini sudah ada tiga pasangan calon yang akan berlaga dan santer dibicarakan publik. Dari tiga pasangan calon tersebut, semuanya mengklaim akan memenangkan pertarungan di Pilkada Tangerang Selatan yang akan berlangsung pada bulan Desember tahun 2020 mendatang.

Tiga pasangan itu diantaranya, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan. Muhamad-Rahayu Saraswati dan Nur Azizah-Ruhamaben. Informasi, Pilar saga adalah keponakan Airin Rachmi Diany yang saat ini masih menjabat sebagai Walikota Tangerang Selatan, sementara Benyamin Davnie saat ini masih menjabat sebagai Wakil Walikota Tangerang Selatan mendampingi Airin.

Sementara untuk Muhamad, yang berpasangan dengan Rahayu Saraswati, saat ini masih menjabat sebagai Sekertaris Daerah Kota Tangerang Selatan dan Rahayu Saraswati sendiri adalah, keponakan Prabowo Subianto yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan di kabinet Indonesia Maju.

Adapun Nur Azizah yang saat ini berpasangan dengan Ruhamaben adalah putri kandung Ma’ruf Amin yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Jokowi di Kabinet Indonesia Maju.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun wartawan dari beberapa lembaga survei yang terdaftar di PERSEPSI. Terkait hasil survei Pilkada Tangerang Selatan. Nama Benyamin Davnie unggul dan populer dibandingkan dengan nama-nama lainnya.

Seperti berdasarkan hasil Survei Konsepindo pada 27 Juni 2019 hingga 2 Juli 2019 yang dilakukan pada 440 responden warga Tangsel. Hasilnya, tingkat popularitas tokoh yang bakal maju di Pilkada Tangsel diungguli oleh Benyamin dengan perolehan 74 persen. Kemudian, di urutan keempat ada nama Munammad yang hanya 29,6 persen. Jauh di bawahnya, muncul nama Siti Nur Azizah di urutan ke 17 dengan tingkat popularitas 3,7 persen.

Sementara berdasarkan hasil Survei Indopolling Network yang dirilis pada 27 Desember 2019, Benyamin Davnie menempati urutan pertama dengan perolehan 28,4%, Muhamad 15,7%, Arsyid 8,6%, dan Tomi Patria menutup posisi lima besar dengan raihan 1,8%.

Baca Juga :  Waduh!! Ada Oknum Staf Kelurahan Jadi Pengedar Sabu

Begitu juga dengan hasil Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 14 Maret 2020 sampai 21 Maret 2020, Benyamin Davnie berada di peringkat pertama dengan tingkat elektabilitas 13,3 persen, Muhammad 6,3 persen, Siti Nurazizah 1,5 persen, dan Ruhamaben 1,2 persen. (Haji Merah)