Beranda Berita Photo Mengenal Sejarah, Seni Dan Budaya Di Mabes Waraja Tangerang

Mengenal Sejarah, Seni Dan Budaya Di Mabes Waraja Tangerang

BERBAGI

Kab.Tangerang, Beritatangsel.Com – Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.

Namun sepanjang perkembangan jaman sangat sedikit para generasi mengenal dan mengerti budaya serta sejarah yang ada di indonesia,

Namun tidak perlu dikhawatirkan lagi, Saat ini sudah terbentuk komunitas pencinta budaya serta seniman yang menamai dirinya Waraja,

Waraja adalah wadah atau rumah edukasi, kami mendirikan Waraja untuk sebagai wadah fasilitas para pelaku Seni, Adat dan Budaya; Seniman, Budayawan dan lain sebagainya

Di Waraja kita saling edukasi, _Saling Asah, Saling Asih, Saling Asuh_, mengedepankan melestarikan budaya, melestarikan pelestari, menyediakan tempat diskusi, saung seni untuk membahas perihal sejarah, adat dan budaya itu sendiri, dan terus berkarya.
Waraja Sendiri Mempunyai arti yaitu;
• *Wa*: Mengayomi,
• *Wara/Waro* : Ulama/Keulamaan
• *Raja*: Bijaksana/Kebijaksanaan (Sifat-Sifat Kepemimpinan Yang memiliki makna;
_”Mengayomi dengan penuh kebijaksanaan semampu kita ke seluruh unsur-unsur kemasyarakatan dan Kenegaraan”_

Padepokan Waraja terletak di kedaung Barat Jl. Niskala Wastu Kencana Rt.01/03 Kel,Kedaung Barat Kec, Sepatan Timur Kab.Tangerang-Banten

Wahyu Arya Kusumah Sebagai salah satu pendiri Waraja menerangkan, waraja dirikan sebagai wujud welas asih kepada sejarah, seni, dan budaya secara ikhlas ridho, ribuan pusaka yg saya punya
untuk edukasi kepada anak muda milenial, dan menggiring opini jika budaya itu keren, jadikan budaya sebagai gaya, jangan lupakan identitas kita.

“Waraja baru 5 (lima) bulan berdiri, Syukur Alhamdulillah semua element masyarakat, Instansi Pemerintahan, Kalangan Swasta, Pihak Keraton, Dan lainnya sangat mendukung penuh, Waraja bukan hanya sebagai Padepokan, Rumah Edukasi Adat Budaya, Sejarah, Seni dan budaya, namun Waraja juga membangun ekokomi kreatif, seperti;
– Cetak sablon Kaos
– Madu Murni Baduy
– Menerima Pesanan Untuk membuat pusaka kamardikan dan berbagai benda-benda serta alat- alat untuk keperluan adat budaya lainnya.
– Menerima pesanan berupa pendirian bangunan seperti; Saung-Saung Budaya dan sejenisnya.
– Rutin melakukan Bansos dan yang lainnya”
– dan beberapa kegiatan kemasyarakatan dan ekonomi kreatif lainnya yang saat ini masih dalam proses pengembangan.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan kota Tangsel Bangun Program Pendidikan Lingkungan Di sekolah Dasar

Stuktur Pendiri dan Penggagas Waraja :

Ketua_Waraja
Capt. Octhav Rinaldy Taslim, S,SIT,M,Mar.
Wakil_Ketua & Juru Bicara Waraja
R. Wahyu Arya Kusumah/Wahyudi S.K
Sesepuh_Waraja
RM. Ir. Doni Prabowo.AKT.4PND
Sosial_Waraja
Dicky Chandra S,SIT
Penasehat_Waraja
R. Vishnu Kusumawardhana Kusumawijayaningrat, SH
Sejarah, Seni & Budaya
R. Dhana Kusumadinegara. S.KOM

(Salam Penutup)

“Rahayu Byakta Bagja Waluya Sandika Samakta Samapta Tandya Hung Ahung”

Rahayu Swastiastu Nirmala Seda Malinglang
Rahayu Pradnya Jatiwisesa
Cag. Rampes