Beranda Berita Photo Pasca Gelaran Pilpres Dan Pileg 2019, Tegal Rotan Tangsel Terlihat Kumuh

Pasca Gelaran Pilpres Dan Pileg 2019, Tegal Rotan Tangsel Terlihat Kumuh

BERBAGI

Ciputat, Beritatangsel.com – Karena kurangnya akan tanggung jawab serta kurangnya rasa memiliki Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pasca gelaran Pilpres dan Pileg 2019, Kota Tangerang Selatan malah berubah menjadi kawasan yang terlihat kumuh dan jorok dibeberapa titik. Seperti yang terlihat oleh Beritatangsel.Com – di jalan raya Tegal Rotan, Ciputat, Tangsel pada Sabtu (27/4/19) siang.

Potongan-potongan bambu usang bekas tiang bendera partai maupun caleg, dibiarkan tetap berdiri teroggok merusak pemandangan Kota Tangerang Selatan yang katanya punya motto “Cerdas, Modern dan Religius”. Yang menjadi pertanyaan banyak masyarakat Tangsel sekarang adalah, dimana cerdasnya, modernnya serta religiusnya sikap aparat Pemkot Tangsel ?

Kepada Beritatangsel.com , Moh Abdul Munif. SH dari LBH Pers menyatakan, saat ini yang sangat diperlukan adalah adanya program yang kontinyu terkait pembinaan mental dari aparatur sipil Pemkot Tangsel.

“Coba anda lihat sendiri, memangnya pantas dan enak dipandang, pekerjaan petugas Panwaslu Ciputat bersama aparatur Satpol PP yang membersihkan atribut bekas kampanye, hanya diambil benderanya saja dan membiarkan potongan-potongan bambu usang itu tetap terikat dipagar pembatas play over pintu tol Tegal Rotan. Kumuh dan jorok seperti tak ada yang mengurus saja Kota Tangsel ini,” tandasnya.

Hal yang sama juga dikemukakan oleh Dayat anggota Ojol yang biasa mangkal disekitar pintu tol serta stasiun komuter line Tegal Rotan Bintaro. Menurutnya, petugas Panwas dan Satpol PP itukan diberi bayaran oleh rakyat buat membersihkan atribut bekas kampanye, masa kerjanya kayak orang gak niat bekerja.

“Liat aja itu mas, kumuh dan kotor banget pagar pembatas jalan play over pintu tol Tegal Rotan. Kalau saya jadi Camat Ciputat sini, udah saya omel-omelin itu petugas Panwas sama Satpol PP, mang gak malu nanti dikatain ama anak TK ?,”.pungkasnya.(SIMON)

Baca Juga :  Dituding Segel PAUD karena Unsur Politik, Pemilik Tanah Angkat Bicara