Beranda Berita Photo Tiga Pimpinan Gereja Deklarasi Forum Pimpinan Gereja Aras Se Banten

Tiga Pimpinan Gereja Deklarasi Forum Pimpinan Gereja Aras Se Banten

BERBAGI

Serpong,Beritatangsel.com – Bertempat digedung GBI WTC Serpong, Ruko Golden Boulevard dijalan Pahlawan Seribu, BSD Serpong, Tangerang Selatan, Pimpinan Gereja Se- Banten bersama Forum Pimpinan Aras Gereja Se-Banten (FPASB) menggelar acara deklarasi dan temu muka dengan Pembimas Kristen Provinsi Banten yang baru, yaitu Pendeta (Pdt) Junit Sihombing, M.Th pada Rabu (13/3/19).

Hadir dalam acara deklarasi FPASB tersebut, Ketua umum PGIW Banten Pendeta Elkarya C Telaumbanua M.Th, Ketua umum PGLII Wilayah Banten Pendeta Dr. Freddy U. Soenyoto, M.Th serta Ketua umum PGPI Banten Pendeta Dr. Albert H. Pandiangan S.H.,M.H dan juga H. Abdul Rojak selaku Kepala Kementrian Agama Tangerang Selatan. Menurut Pendeta Benjamin D. Warokka S. Th (Benny) selaku Ketua Panitia acara yang juga menjabat sebagai Wasekjen PGLII Banten, mengatakan deklarasi Forum Pimpinan Aras Gereja Se Banten (FPASB) digelar untuk menyatukan tali silaturrahmi antar Tiga Pimpinan Gereja Besar se Banten.

“Kami berharap dengan deklarasi FPASB se Banten ini akan makin dapat terjalinnya komunikasi yang baik dan terarah antar para pimpinan dan jemaat gereja. Jika komunikasi dapat terjalin dengan baik, maka kami berharap berbagai program kerja antar gereja akan dapat saling bersinergi untuk kebaikan seluruh jemaat gereja se Banten,” harapnya.

Sementara itu, juru bicara FPASB Pendeta Elkarya C Telaumbanua M.Th menyatakan, FPASB dibentuk tidak ada kaitannya dengan agenda politik saat ini, baik Pilpres maupun Pileg. FPASB dibentuk dalam rangka kebutuhan bersama Tiga Aras gereja besar di Banten agar segala kebutuhan dan program kerja gereja dapat disinergikan untuk hal yang positif dengan berbagai pemangku kepentingan, baik itu antar Pimpinan gereja maupun dengan Pemerintah daerah.

“Khusus menjelang pilpres dan pileg pada 17 April 2019 mendatang, FPASB menghimbau kepada seluruh jemaat gereja se Banten untuk menjadi garang dan menjalankan kewajibannya sebagai warga negara yang baik untuk mrnggunakan hak pilihnya. Jangan golput, gunakan hak pilih anda dengan baik dan sesuai hati nurani dalam memilih pemimpin. Kita tidak sedang memilih calon pemimpin yang sempurna, karena itu memang tidak ada. Tapi pilihlah pemimpin yang dapat bersikap adil kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tandasnya.(Simon)

Baca Juga :  Kasus Korupsi Warnai 4 Tahun Kinerja Airin – Benyamin