Beranda Berita Photo Pelajar SMK Yang Tertusuk Pedang Saat Tawuran di Tangsel Meninggal Dunia

Pelajar SMK Yang Tertusuk Pedang Saat Tawuran di Tangsel Meninggal Dunia

BERBAGI

Tangel, Beritatangsel.com – Ahmad Fauzan  Pelajar kelas 3 di SMK Sasmita Jaya Pamulang itu, akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di RSCM Jakarata. Dia tewas setelah sempat menjalani 11 hari masa observasi dan tiga kali operasi pengangkatan senjata tajam dari wajah korban.

Luka tusukan senjata tajam itu didapat Ahmad Fauzan usai terlibat tawuran dengan pelajar SMK Bhineka Putera Mandiri (Bhipuri) di Jalan Raya Puspiptek, Tangerang Selatan. Warga Pedurenan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, itu sebelumnya dirawat di RS Hermina Serpong, lalu dilarikan ke RSCM karena peralatan yang tidak memadai di RS sebelumnya.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander membenarkan kabar duka kepergian siswa Sasmita Jaya tersebut.

“Betul meninggal dunia pada Selasa (7/8) selepas salat maghrib,” ucap Alex saat dikonfirmasi, Rabu (8/8/2018).

Polisi sampai saat ini masih memburu pelajar diduga penusuk Ahmad Fauzan, yang identitasnya telah dikantungi Polisi. Polisi menduga, keluarga pelaku turut membantu pelaku melarikan diri, sehingga sampai saat ini masih dalam perburuan pihak berwajib.

Saat ini sejumlah rekan dan kerabat almarhum tengah memadati rumah duka di Pedurenan, Gunung Sindur, kabupaten Bogor. Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban meninggal Selasa (7/8) kemarin, selepas salat Maghrib.

Kapolres juga mengimbau kepada pelaku dan kerabat pelaku, untuk kooperatif dan meminta pelaku segera menyerahkan diri.

“Imbauan keluarga agar segera diserahkan saja, agar bisa kita proses. Kami harap pelaku dan keluarga kooperatif,” Kata Kapolres AKBP Ferdy Irawan Saragih di Mapolres Tangsel, Selasa (7/8/2018).

Sebelumnya, 16 pelajar peserta tawuran yang terjadi pada Selasa 31 Juli lalu sudah dimintai keterangannya. Para  pelaku yang berasal dari dua pihak sekolah ini tidak ditahan.

“Semua kami periksa (16 peserta tawuran), tapi kita fokus pada pelaku penusukan,” tutup Ferdy

Baca Juga :  Dilaporkan Karena Pencemaran Nama Baik, Aktivis Ganespa Tangsel Minta Maaf