Beranda agama Delapan Madrasah di Tangsel Peroleh Bantuan RKB

Delapan Madrasah di Tangsel Peroleh Bantuan RKB

BERBAGI

Ciputat, Beritatangsel.com – Ketua Komisi VIII DPR RI Dapil Banten Ali Taher Parasong melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di MTs Muhammadiyah 1 Ciputat, Jumat (20/7/2018).

Dalam kunjungan kerjanya, H. Ali Taher dalam kapasitasnya sebagai ketua komisi VIII DPR RI yang salah satu mitra kerjanya adalah Kementerian Agama RI, menyerahkan bantuan kepada madrasah di Kota Tangsel dari Kemenag Pusat untuk Ruang Kelas Baru (RKB).

Kedelapan madrasah yang menerima bantuan tersebut adalah MI Nurul Falah, MI Nurunnajah, MI Raudlatul Islam, MI Adinnayah Ciputat, MA Muhammadiyah 1 Setu, MTs Muhammadiyah 1 Ciputat, MI Muhammadiyah 1 Ciputat, dan MTs Nurul Falah, dengan total bantuan sebesar Rp, 2,76 miliar.

Ali Taher mengatakan, bahwa Komisi VIII selalu konsen dalam persoalan keagamaan, karena ruang lingkupnya adalah persoalan agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan.

Dirinya juga menjelaskan pihaknya telah mendorong berdirinya madrasah-madrasah negeri di seluruh Indonesia.

“Dari 357 madrasah yang diajukan oleh Kemenag, Komisi VIII telah mendorong sehingga telah 158 madrasah yang telah dinegerikan, 7 diantaranya ada di Banten. Sisanya agar diajukan kembali agar segera dianggarkan. Termasuk di Tangsel, jika ada madrasah yang ingin dinegerikan segera diajukan,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan besarnya adalah pengadaan lahan karena harga tanah yang sangat mahal. Maka solusinya adalah dengan penguatan madrasah-madrasah swasta, sehingga mau dinegerikan dan menyatu dengan Kemenag Kota Tangsel.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak, mengucapkan terima kasih atas segala upaya yang dilakukan oleh Ketua Komisi VIII DPR RI dalam hal bantuan kepada madrasah-madrasah di Kota Tangsel.

“Kita ingin madrasah di Kota Tangsel memiliki sarana dan prasarana yang tidak kalah dengan sekolah umum. Kalau dalam hal prestasi, madrasah tidak kalah dengan sekolah umum, baik di tingkat kota, provinsi, nasional, bahkan internasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Imbas Sengketa Pilpres di MK, KPU Tangsel Bongkar Kotak Suara

Rojak juga menjelaskan, pada Tahun Pelajaran 2018-2019 ini, akan segera dilaunching pembelajaran Kitab Kuning yang akan dijadikan bagian dari kurikulum di madrasah.

“Kita ingin madrasah memiliki ciri khas dan kelebihan dari sekolah umum. Pembelajaran Kitab Kuning ini nantinya akan menjadi kelebihan madrasah, sehingga diharapkan para lulusan madrasah dapat menggali ilmu pengetahuan dari literatur-literatur klasik yang tidak dimiliki oleh sekolah umum,” tandasnya. (red)

Bagikan :