Beranda Berita Photo Bantu Pelaku Usaha yang Mengalami Masalah, Yayasan RPM Gagas Klinik UMKM

Bantu Pelaku Usaha yang Mengalami Masalah, Yayasan RPM Gagas Klinik UMKM

BERBAGI
ilustrasi

Ciputat, Beritatangsel.com – Didasari keprihatinan dalam membina dan menata kelola kehidupan masyarakat. Yayasan Rumah Pemberdayaan Masyarakat (RPM) membuka klinik konsultasi UMKM syariah bekerjasama dengan Dompet Dhuafa di Ciputat.

Ahmad Husen selaku Ketua RPM menjelaskan, gagasan ini muncul melihat kondisi industri rumahan yang masuk kelompok UMKM atau IKM sebagaimana saat ini tumbuh begitu besar. Hal ini juga ditingkap oleh pemerintah, kemudian hadir memberikan berbagai pelatihan. Namun pada sisi lain, banyak dari mereka mengalami kendala yang tidak mudah.

Demikian tersebut menajdi salah satu alasan pihaknya mengagas Klinik UMKM. “Latar belakang membuka ini, karena banyak UMKM diberikan pelatihan pemerintah, tapi masih banyak juga yang kesulitan dalam menghadapi masalah. Untuk itu kita dampingi jika ada masalah mereka dan memberikan solusi,” katanya.

Husen menyatakan kliniknya ini tidak akan membatasi UMKM dari mana saja, tidak terpaku hanya Tangsel, tapi berbagai daerah bisa datang berkonsultansi menceritakan apa yang selama ini menjadi problematika. Misalnya, ada beberapa pelaku usaha rumahan dari Bogor akan siap hadir untuk berkonsultasi problematika yang dirasakan.

“Kami tidak membatasi siapa saja boleh datang untuk berkonsultasi bukan hanya di lingkungan Tangsel saja, karena ini sifatnya membantu,” tukasnya.

Direktur Program Klinik UMKM Wisnu Febri Pradana yang sudah berpengalaman sebagai dosen di UI sekaligus sebagai pelaku di bidang UMKM, akan memberikan solusi apa yang dikeluhkan bagi yang datang menceritakan usahanya. Pihaknya akan melakukan diagnosa, apa yang dikeluhkan, baik permodalan, pemasaran, legalitas dan lain-lain.

“Layaknya dokter dalam klinik untuk menemukan obat harus melakukan diagnosis apa yang menjadi kelihan selama ini. Kami memberikan waktu untuk bercerita apa yang menjadi hambatan, baru kami akan mencari jalan keluar,” katanya.

Baca Juga :  Kesederhanaan Bukber Alumni SMK Pelita Bangsa

Konsep ini telah dipaparkan ketika UKM jalan bersama digelar di Plaza Rakyat beberapa waktu lalau kerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel.  Saat itu banyak pengunjung tertarik dan mendukung konsep ini agar hambatan bagi usaha rumahan ada tempat seperti bengkel.

Satu orang bisa memakan waktu 15 menit atau yang 30 menit tergantung problem mereka. Setelah menceritakan masalah selama ini, baru akan dimasukan ke dalam jaringan komputer dan tim akan mecarikan solusi. Misalnya terkendala permodalan, akan disambungkan dengan perbankan. Jika persoalan marketing, maka akan diberikan pelatihan pemasaran apabila belum online. Sedangkan yang sudah online, akan ada peningkatan kemampuan mengoperasikannya.

“Kami dalam memberikan solusi pun telah bekerjasama dengan berbagai lembaga agar semua dalam tersalurkan. Apabila kurang modal saya anjurkan untuk ke bank yang sudah kerjasama, jika kendala sumber daya manusia akan ada pembinaan. Semua telah terkonsep untuk memajukan pelaku UMKM dan IKM yang ada,” tambahnya.

Klinik UMKM ini buka setiap akhir pekan Sabtu. Program ini akan terus berjalan tak hanya bulan Ramadan, tapi terus dijalankan yakni buka dari pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Bagi yang mengalami kendala dalam menjalankan usaha rumahan, silahkan datang untuk berkonsultasi dan temukan solusinya. (red)