Beranda Berita Photo Cerita Terciptanya Kampoeng Hompimpa yang Ingin Melestarikan Permainan Tradisional Indonesia

Cerita Terciptanya Kampoeng Hompimpa yang Ingin Melestarikan Permainan Tradisional Indonesia

BERBAGI
Foto: Istimewa

Kabupaten Tangerang, Beritatangsel.com – Sebuah komunitas yang bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional Indonesia, Kampoeng Hompimpa yang berlokasi di Tangerang, saat ini telah memiliki komunitas regional di Semarang, Pontianak dan Yogyakarta.

Kampoeng Hompimpa memiliki visi yaitu melestarikan permainan tradisional serta mengedukasi masyarakat melalui permainan tradisional.

Dalam upaya mencapai visi tersebut, maka Kampoeng Hompimpa memiliki tiga misi utama yaitu:

  1. Mengimplementasikan permainan tradisional secara langsung di sekitar lingkungan masyarakat,
  2. Memberikan informasi dan pengetahuan permainan tradisional,
  3. Mengedukasi masyarakat melalui permainan tradisional.

Awalnya, Kampoeng Hompimpa hanya dibuat untuk memenuhi tugas kuliah mahasiswa Surya University jurusan Technopreneurship, yang dikerjakan oleh tiga orang, yaitu Muhammad Miftah, Akhmad Muslih dan Marcelino Roderick. 

Muhammad Miftah, Akhmad Muslih dan Marcelino Roderick (Foto: Istimewa)

Mereka dimandatkan untuk meneliti masalah sosial apa saja yang ada di lingkungan sekitar. Langkah awal yang mereka lakukan kala itu adalah observasi lapangan. 

“Permasalahan utama yang kami lihat adalah pada permasalahan interaksi anak yang lebih banyak dihabiskan pada permainan online atau permainan modern, “ kata Marcel dalam keterangan tertulisnya via pesan elektronik kepada Beritatangsel.com, Senin (10/7/2017).

“Dari situlah kami mencetuskan ide membuat program permainan tradisional yang kaya interaksi dan manfaat untuk tumbuh kembang anak. Mulai dari manfaat perkembangan kognitif anak, interaksi, sekaligus melestarikan kekayaan budaya Indonesia, dalam bentuk permainan tradisional, “ ujarnya.

Kampoeng Hompimpa juga membebaskan siapapun untuk mengunjungi Basecamp mereka yang terletak di Jalan Curug Sangereng RT 02, RW 05, Kelapa Dua, Tangerang untuk bisa bermain permainan tradisional sepuasnya.

“Kami berharap komunitas Kampoeng Hompimpa ada di setiap daerah di Indonesia. Untuk itu diperlukan komunitas yang menjadi motor penggerak pelestarian budaya di setiap daerahnya, hingga tidak akan pernah mati, “ tandasnya. (Jef)

 

Baca Juga :  SDN 01 Pondok Kacang Timur yang Memprihatinkan