Beranda Berita Photo Polisi Ringkus Pembuat Petasan yang Telah Beroperasi 17 Tahun

Polisi Ringkus Pembuat Petasan yang Telah Beroperasi 17 Tahun

BERBAGI

Kabupaten Tangerang, Beritatangsel.com – Polsek Pagedangan bersama Polres Tangsel melakukan press coference terkait pelaku pembuat petasan.

Hal itu merupakan tindak lanjut program Kapolda Metro Jaya dan Kapolri untuk menciptakan kondisi aman serta kondusif dalam perayaan Natal dan Tahun Baru 2017.

Menurut Kapolres Tangsel AKBP Ayi Supardan mengungkapkan Sesuai dengan laporan masyarakat Pada hari Jumat tanggal 23 Desember 2016 sekira jam 16.30 wib pada saat pelapor beserta saksi sedang melakukan patroli kewilayahan di daerah Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Mendapatkan informasi dari warga yang di lokasi yang tidak jauh dari tempat pelapor terdapat sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan petasan, di Kampung Kandang, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

“Dan berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti berupa berbagai jenis petasan yang disimpan diberbagai ruangan didalam rumah yang setelah dihitung berjumlah kurang lebih 14.700 buah petasan yang siap jual dan kurang lebih 16.000 buah petasan setengah jadi yang kemudian pelaku berikut barang bukti dibawa ke polsek pagedangan guna penyelidikan lebih lanjut, ” Ungkap Kapolres saat pers release di halaman kantor Polsek Pagedangan.

“Adapun ketiga terduga ini berinisial R (41), S (27), dan RU (29). ketiga Pelaku merupakan keluarga kandung yang sudah membuat petasan selama kurang lebih 17 tahun dan usaha yang dilakukannya adalah warisan turun temurun dari keluarganya, ” bebernya.

Selain itu, lanjut Kapolres juga anggota berhasil mengamankan barang bukti diantaranya sebanyak 49 buah dus warna coklat berisi petasan gulung ukuran 2 meter yang setiap dusnya berisikan 5 renceng petasan gulung, 18 buah karung putih berisikan petasan pesta, 1 buah karung putih berisikan peralatan pembuat petasan, dan 2 kilogram koran bekas.

Barang siapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata api, amunisi atau sesuatu bahan peledak sesuai Jo Barang Siapa membuat, menerima, berusaha untuk mendapat, mempunyai, menyembunyikan, membawa atau memasukkan ke Negara Indonesia bahan bahan benda atau perkakas yang diketahuinya atau yang patut harus disangkanya bahwa gunanya atau pada suatu kesempatan akan dipergunakan untuk mengadakan letusan yang dapat mendatangkan bahaya maut atau bahaya umum bagi barang.

Sesuai Pasal 1 Ayat (1) Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Tentang Bahan Peledak dengan ancaman Hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara selama-lamanya 20 tahun Jo Pasal 187 Ayat (1) KUHP ancaman hukuman Minimal 1 (satu) tahun dan Maksimal 8 (delapan) tahun kurungan penjara. Pungkasnya

Perkara saat ini ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Pagedangan, Polres Tangerang Selatan. (Dede)

Baca Juga :  Erspeed, Dokter Motor Di Kota Tangerang