Beranda Berita Photo JPO Tol BSD Ambruk Warga Ingin JPO Segera Di Bangun Kembali

JPO Tol BSD Ambruk Warga Ingin JPO Segera Di Bangun Kembali

BERBAGI

Ciputat, Beritatangsel.com – Warga Kampung Serua dan Poncol, Kelurahan Sawah Baru, Ciputat berharap pembangunan kembali jembatan penyeberangan orang (JPO) di atas Jalan Tol BSD segera direalisasikan.

Sekarang ada tanda-tanda dimulai pengerjaan, namun harus cepat dibuktikan, karena warga sudah berkali-kali demo dan mengancam memblokir jalan tol Bumi Serpong Damai itu. JPO tersebut roboh Mei 2016 setelah dihajar truk tronton.

“Alhamdulillah… Ini tandanya aspirasi warga yang sangat membutuhkan sarana jalan untuk menghubungkan dua wilayah dapat terlaksana,” ujar Novita, warga RW 06, Kel. Serua Poncol, Ciputat, Kamis (8/12) setelah ada sejumlah pekerja mengukur lahan dibekas JPO yang roboh.

Hampir delapan bulan aktivitas warga di dua kampung harus terisolir dan terputus akibat JPO roboh tertabrak tronton bulan Mei 2016 lalu. Kalau pun warga ingin bersoialisasi atau ketemu harus berputar yang jaraknya terlalu jauh bahkan harus menggunakan ojek sepeda motor atau menyeberang rel kereta api yang padat melintas serta sangat membahayakan warga sekitar.

Menurut dia, warga di dua kampung ini sudah sepakat ingin melakukan aksi demo dan protes dengan cara memblokir Jalan Tol BSD karena sudah tak sabar dengan janji-jani yang disampaikan pengelola Jalan Tol yang selalu molor untuk memperbaiki atau membangun JPO baru.

“Pertemuan dan ksepakatan warga sudah bulat untuk melakukan aksi demo bahkan spanduk juga sudah dibuat untuk mengelar aksi demo tersebut,” tuturnya tapi karena Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany meminta warga tak melakukan aksi tersebut sehingga mereka mengurungkan niatnya sambil menunggu kepastian pihak pengelola jalan tol.

Aksi itu memang batal karena sudah ada komunikasi dan pertemuan dengan pengelola Jalan Tol yang secepatnya membangun JPO di lokasi yang sama, tuturnya dan menambahkan bahkan pengelola Jalan Tol menawarkan rumah warga disewa untuk para pekerja pembangunan JPO tersebut.

Sedangkan, Manajer Operasional Tol BSD Pondok Aren, dani Hendrawan, mengakui bahwa tim teknis sedang melakukan pengukuran titik dan lokasi untuk memastikan pembangunan JPO tersebut. “Yang jelas ada pergeseran lokasi pembangunan JPO dari tempat yang semula karena kondisi tiang dan lainnya sudah rusak akibat roboh ditabrak truk kontener waktu itu,” tuturnya.

Hasil kajian dan estimasi waktu diperkirakan JPO yang baru tersebut dapat dipergunakan April 2017 mendatang karena JPO yang baru akan menggunakan tiang pancang bukan . “Kami berharap warga sabar menunggu pekerjaan tersebut terlebih sudah ada kesepakatan dan pertemuan 18 dan 24 Nopember 2016 lalu,” Pungkas nya.

Tak hanya masalah pengukuran saja tapi progress pembangunan JPO yang menggunakan desing baru bukan yang lama sesuai Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), imbuhnya yang mengatakan dua-duanya ada tiang tapi bukan tiang ditengah karena sangat membahayakan kendaraan di jalan tol.
Sumber : (tangsel pos)

Baca Juga :  Setubuhi Remaja 16 Tahun hingga Hamil, Rahmad Ditangkap di Tangsel