Beranda Berita Photo Tipikal Pemimpin Yang Tak Cocok Jadi Pemimpin

Tipikal Pemimpin Yang Tak Cocok Jadi Pemimpin

BERBAGI
Ilustrasi Net

Beritatangsel.com – Selalu mencari kesalahan orang lain/ bawahannya untuk dijadikan topik pembicaraan.

Selalu menganggap orang lain salah ketika tak sepemikiran dengannya. *Selalu merasa paling benar*

Selalu menuntut kesempurnaan moral bawahan. *Padahal gak ada manusia yang sempurna*

Selalu berkata “Kamu gak bisa menghargai saya”. Padahal penghargaan dari seseorang adalah murni atas cerminan diri sendiri yang bisa menghargai orang lain. *Hukum timbal balik*

Selalu berkata “Udahlah, kamu tuh yang salah jangan mengelak”. Sambil nunjuk dan bicara dengan ekspresi lebay serta me-review kesalahan-kesalahan terdahulu dari orang lain. *Sadis*

Selalu berkata ” Kalau anda sudah tidak niat bekerja dengan saya, saya bisa dengan mudah mencari pengganti anda” *Pret!!*

Berpikir seolah-olah dia penguasa! *Bullshit!*

Menjadi Opening Meeting ketika ada masalah besar saja. *Ga peduli dengan masalah kecil yang dianggapnya remeh temeh*

Selalu menganggap remeh orang lain.

Selalu merasa dia yang paling pintar. *orang lain bodoh semua*

Selalu adigang adigung adiguna. Selalu bicara dengan gaya menunjuk-nunjuk lawan bicara seolah-olah tak ada hal yang patut dibanggakan dari sebelum apalagi setelah itu.

Pemberi Harapan Palsu!* Waspadalah*

NB :
“ADIGANG ADIGUNG ADIGUNA” (baca :
ADHIGHANG ADHIGHUNG ADHIGHUNO)
Dari beberapa sumber saya mendapati
makna ungkapan yang satu ini :
ADIGANG = kekuwatane (kekuatannya)
ADIGUNG = Gedhene (kebesaran atau
kekuasaannya)
ADIGUNA = Kepinterane (kepandaiannya)
Sedangkan bila disatukan, adalah
kekuatan, kekuasaan dan kepandaian.
Namun pesan yang tersirat didalamnya
akan menjadi seperti ini :
“Jadi orang janganlah sombong, jangan
mengandalkan kekuatan, kekuasaan dan
kepandaiannya sendiri.”

dan masih banyak lagi. Adakah orang seperti itu disekitar anda? Atau anda mengenalnya?

Sumber : junioranger.wordpress.com

Baca Juga :  Terpilih Ketua KADIN Tangsel, Fauzi Janji Bentuk Kepengurusan Kredibel