Beranda Berita Photo Harkopnas 2016, Koperasi dan UKM Binaan Dinas Koperasi Tangsel Diharpkan Bisa Lebih...

Harkopnas 2016, Koperasi dan UKM Binaan Dinas Koperasi Tangsel Diharpkan Bisa Lebih Handal Dalam Pemasaran Online

BERBAGI
Kepala Dinas Kpoerasi dan UKM Tangsel Drs. H. Warman Syanudin

Serpong, Beritatangsel.com – Koperasi pada awalnya merupakan organisai swasta yang dibentuk oleh orang – orang yang mempunyai visi dan misi yang sama, secara suka rela, yang pada dasarnya untuk mengurus kepentingan anggota dan mencpitakaan keuntungan anggota koperasi dan pengusaha koeperasi.

Koperasi sendiri dibentuk dan dikendalikan oleh pemerintah dengan tujuan merasionalkan  produksi dari kepemilikan pribadi ke pemilikan koplektif untuk menunjang perencanaan nasional (ditetapkan secara sentral). Dengan demikian, koperasi merupakaan bagian dari tata adimistrasi yang menyeluruh, yang berfungsi sebagai badan yang turut menentukaan kebijakan publik, serta badan pengawas dan pendidikan. Oleh karena itu, koperasi tidak berdiri sendiri, melainkan subsisteme dari sistem sosialisasi untuk mencapai tujuan sistem sosialis.

Koperasi pertama kali dikenalkan di Indonesia oleh R. Aria Wriatmadja di kota Purwokerto, Jawa Tengah pada 1896. Beliau mendirikan koperasi kredit yang bertujuan membantu masyarakat yang terlilit hutang dengan rentenir.

Pada saat Belanda menjajah Indonesia, koperasi belum terlaksana karena:

Tidak ada sosialisasi dan penyuluhan baik oleh pemerintah ataupun pihak lainnya.Tidak ada undang-undang yang mengatur tentang koperasi. Pembentukan koperasi dikhawatirkan disalahgunakan oleh kaum politik.

img-20161013-wa0023Pada 1942, Jepang menjajah Indonesia. Jepang kemudian mendirikan koperasi bernama kumiyai. Pada awalnya koperasi bentukan Jepang ini berjalan lancar. Tapi, lambat laun fungsinya berubah drastis.

Kumiyai menjadi ‘senjata’ Jepang untuk mendapatkan keuntungan dan menindas rakyat Indonesia. Setelah merdeka, Kongres Koperasi pertama diadakan di Tasikmalaya pada tanggal 12 Juli 1947. Tanggal ini lalu ditetapkan menjadi Hari Koperasi Indonesia.

Kini koperasi di Indonesia telah menginjak usia yang ke 69 tentunya disetiap daerah di Indonesia akan melakukan beberapa kegiatan guna memperingati hari bersejarah yang bagi para pelakuk koperasi ditiap kabupaten kota se Indonesia.

Hal itu terlihat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) lebih dari 70 pelaku UKM di Tangsel ikut meramaikan peringatan Hari Lahir Koperasi Nasional (Harkopnas) ke 69 yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil menengah (UKM) Kota Tangsel bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Tangsel, Kamis (13/10/2016) di Jl. Pahlawan Seribu, BSD Serpong, Kota Tangsel.

img-20161013-wa0024Dalam peringatan Harkopnas ke 69 tersebut, terlihat hadir, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Drs. H. Warman Syanudin, Sekretaris Dinas Koperasi Tangsel Drg. Dahlia Nadeak, Kepala Bidang Koperasi Tangsel Nurhayati, S. Ag, M.Pd, Kepala Seksi Penilaian Koperasi Tangsel Adi Supandi, Kepala Dekopinda Tangsel Dudung Diredja, Kepala Dinas BP2T Tangsel Dadang Sofian, Sekretaris Disubkominfo Tangsel Taryono, Ketua Kadin Kota Tangsel Ir. H. Kemal Pasya, Staf Bidang Perekonomian Tangsel, Camat Setu Wahyudi, Lurah Buaran, staf Dinas Koperasi Tangsel dan para tamu undangan.

“Pembukaan pameran hari ini untuk menyambut Hari Koperasi Nasional ke 69 di Kota Tangerang Selatan yang akan diselengarakan selama 3 hari mulai dari 13 Oktober 2016 sampai dengan 16 Oktober 2016 mendatang. Perlu saya laporkan hari Koperasi secara Nasional sudah dilaksanakan di Kota Jambi dan hari Koperasi itu jatuh pada tanggal 12 juli 2016 dan dilaksanakan Jambi pada bulan Agustus, selain itu dilaksanakan juga hari Koperasi tingkat Provinsi Banten yang dilaksanakan di bulan lalu dan hari ini kita melakukan pembukaan pameran kaitannya dengan peringatan hari Koperasi tingkat Kota Tangerang Selatan,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Drs. H. Warman Syanudin dalam sambutannya.

Selain itu, Warman juga menjelaskan, pameran ini juga memberikan kesempatan kepada produk-produk UKM Kota Tangsel yang dibina oleh koperasinya dan juga agar bisa meningkatkan kreativitas inovasi para UKM bisa memasarkan, mempromosikan produknya kepada masyarakat dan sebelumnya Dinas Koperasi telah menyampaikan kepada pelaku UKM dan koperasi yang mengikuti pameran ini agar bisa menyampaikan produk-produknya tentang informasi yang dapat diketahui kepada yang lainnya bahwa produk-produk UMK Tangsel yang dibina oleh koperasi adalah produk yang berkualitas.

img-20161013-wa0025“Tentunya kami juga mengharapkan pameran ini tidak hanya dipasarkan dengan cara terbuka namun kami mengajak para UKM yang dibina oleh koperasi agar kedepannya pemasarannya bisa secara online artinya cukup memasarkannya dengan handphone yang dimiliki para pelaku UKM, maksudnya dengan penguasaan secara online, ini kami harapkan kedepan para UKM bisa mengunakan teknologi untuk memasarkan produknya dengan lebih baik,” paparnya.

Ditambahkan Warman, setelah pembukaan ini akan dilangsungkan dengan seminar tentunya dengan tema “Hari Koperasi Tingkat Kota Tangerang Selatan Dengan Mewujudkan Ekonomi Berdikari” tentunya menjadi harapan Dinas agar kedepannya para koperasi binaan bisa lebih menunjukan kreatifitas, lebih maju, dan tentunya lebih berkualitas.

“Kami kedepan tidak ingin banyak – banyak Koperasi kalau tidak bisa berepormasi, kami juga tidak ingin banyak Koperasi binaan yang hanya anggotanya itu saja dari tahun ke tahun, tetapi kami ingin Koperasi yang sedikit namun banyak anggota UKM nya seperti tadi disampaikan minimal satu Koperasi dengan seribu UKM agar dapat meningkatkan koperasi, kreatifitas, dengan sebutan serbu yaitu satu Koperasi seribu UKM,” ungkapnya.

Dirinya juga meminta kepada seluruh anggota Koperasi dan UKM binaan agar terus meningkatkan kreatifitas dengan berbasis teknologi sehingga menjadi koperasi yang sehat dan berkualitas dengan UKM yang handal guna menjadikan ekonomi yang berdikari di Kota Tangerang Selatan. (Adv)

Baca Juga :  ART "Cengcorang" Target Juarai di ISC dan VBI 2017