Beranda Berita Photo Tauran Antar Pelajar di Kota Tangerang Kembali Merenggut Nyawa

Tauran Antar Pelajar di Kota Tangerang Kembali Merenggut Nyawa

BERBAGI
Berbagilah dengan :

Kota Tangerang, Beritatangsel.com – Belum hilang dari ingatan kita Aksi tawuan pelajar antara SMK Yuppentek dengan SMK PGRI 2 Kota Tangerang tahun lalu, tepatnya hari Senin 4 April 2015, yang menewaskan seorang Siswa SMK PGRI 2 Kota Tangerang Almarhum Ahmad Arifin (17) dengan luka tusuk samurai dibagian pelipis mata bagian kanan.

Kini aksi tauran antar pelajar SMKN 4 dengan SMK PGRI 2 Kota Tangerang, kembali terjadi, sekitar pukul 14.30 WIB di Taman Potret, Jl. Jendral Sudirman, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, Sabtu (20/8/2016).

Dalam peristiwa itu, seorang pelajar SMKN 4 siswa kelas XI jurusan Teknik Mesin Fazri Ramadhan (16) warga Kampung Doyong, RT 004/001 No 65, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, tewas terkena sabetan golok dan seorang lainnya menderita luka serius di bagian kepala akibat dihantam benda tumpul. Sedangkan korban luka bernama Muhammad Rizki Nabil, yang tak lain adalah teman sekolah Fajri.

“Peristiwa itu bermula ketika rombongan pelajar SMKN 4 sekitar 20 orang, menumpang truk dari arah Tanah Tinggi menuju Serpong, Setiba di Jembatan Layang Cikokol, gerombolan pelajar itu kemudian turun dari truk dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju taman potret,” kata saksi mata yang engan disebutkan namaya. 

Setelah itu, rombongan siswa SMK PGRI 2 sekitar 30 orang juga berjalan kaki dari Jalan Perintis Kemerdekaan. Kedua rombongan pelajar itupun bertemu di taman potret, hingga tawuran pun pecah.

“Saat tawuran berlangsung, korban terjatuh dan langsung dibacok oleh pelajar yang menjadi lawannya,” ujarnya.

Tak lama berselang, mobil patroli Sabhara Polrestro Tangerang melintas dilokasi. Mendapati dua kelompok pelajar yang sedang tawuran, petugas pun langsung mengambil tindakan guna membubarkan tawuran.

Sementara, Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, peristiwa itu terjadi di Taman Potret, Kota Tangerang. “Korban ikut tawuran lalu terkena sabetan senjata tajam yang menyebabkan lehernya robek. Korban sempat dilarikan ke RSUD Kota Tangerang oleh temannya  menggunakan sepeda motor, tapi nyawanya tidak tertolong,” katanya.

Menurut Kapolres, pihaknya sudah meminta keterangan  dari teman-teman  korban dan telah melakukan olah  TKP. Saat ini kasusnya masih dalam peyelidikan Polres Metro Tangerang. “Kita masih selidiki lebih dalam,” jelasnya.

Kapolres mengaku prihatin dengan terjadinya tawuran antar pelajar untuk kesekian kalinya. Padahal, pihaknya kerap melakukan upaya pencegahan dengan razia pelajar atau sosialisasi ke sekolah-sekolah. (Putra)

Berbagilah dengan :