Beranda Berita Photo PGRI Minta Pemkot Tangsel Perjuangkan Upah Guru Honor Swasta

PGRI Minta Pemkot Tangsel Perjuangkan Upah Guru Honor Swasta

BERBAGI

Ciputat, Beritatangsel.com – Pahlawan tanpa tanda jasa yang disematkan kepada sosok yang biasa disebut sebagai seorang guru, merupakan sosok yang sangat mulia. Baktinya menempuh perjuangan dalam membina, mendidik dan mempersiapkan calon penerus bangsa, menjadikannya sebagai sosok pahlawan.

Namun, untuk saat ini kesejahteraan para guru terutama guru honorer dinilai oleh beberapa pihak masih belum bisa dikatakan sejahtera.

Ketua PGRI Kota Tangsel Cartam mengatakan guru honorer swasta masih minim pendapatannya jika dibandingkan dengan guru honorer negeri sehingga terkesan adanya kesenjangan, maka dari itu PGRI tetap berjuang untuk kesejahteraan guru. Tercatat hingga saat ini PGRI menampung 5000 guru honor swasta yang perlu di perjuangkan upahnya.

“Saya selalu setuju jika ada pihak yang kritis terhadap pendidikan di tangsel, semakin banyak yang mengkritik semakin baik dunia pendidikan di Tangsel ini, Ujar Cartam kepada Beritatangsel.com saat ditemui di ruang kerjanya di wilayah Ciputat. Senin (18/7/2016).

Dirinya berharap pada periode pemerintahan periode kedua ini adanya perhatian terhadap nasib guru honorer swasta dan secepatnya pada tahun 2016 sudah mendapatkan tunjangan honor daerah jika bisa dibayarkan separuh dari upah guru honorer negeri.

“ Saya tidak neko-neko hanya berharap upah guru honor swasta bisa setengah dari upah guru honor negeri, itu saja,” seloroh Cartam sambil tersenyum. 

Cartam juga mengungkapkan rencana pemerintah provinsi Banten akan menarik wewenang dan kebijakan SMA dan SMK pada tahun 2016 ini, PGRI juga meminta secepatnya upah guru honor swasta terealisasi di tahun yang sama.

Sementara, mengenai penyaluran dana bos untuk memperkuat system UNBK menurutnya dindik provinsi harus cepat mengeluarkannya guna menunjang system UNBK yang nanti di lakukan serentak di Banten. 

Baca Juga :  Nyamar Jadi Pemulung, Ubay Gasak 3 HP di Kompleks Menteng

“Saya  berharap, ada 1 unit usaha untuk  mengurusi UNBK di tiap sekolah nanti”. Tandas Cartam. (Dias)